Mengumpulkan botol plastik

Lebih Mudah Mendaur Ulang Sampah Plastik Lewat Waste4Change

13 Desember 2019 11:54
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
com-Mengumpulkan plastik botol Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Mengumpulkan plastik botol Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Masalah sampah plastik adalah tanggung jawab bersama. Ya, biar bagaimana plastik adalah komponen yang paling sering kita gunakan dari bangun tidur hingga kembali tidur.
ADVERTISEMENT
Jika tidak percaya, coba perhatikan rumah Anda, dari sakelar, ponsel, laptop. Kemudian di dapur, mulai dari kotak penyimpanan bumbu masakan, perlengkapan makan, hingga galon air mineral. Di kamar mandi pun kita juga bisa menemukan plastik dalam wujud ember, sikat gigi, hingga gayung. Plastik memang ada di hampir setiap sudut rumah kita.
Kedekatan kita dengan plastik memunculkan kepentingan untuk mengelola plastik dengan baik. Plastik, jika dikelola dengan baik, bisa menjadi sahabat manusia, bahkan menghasilkan pundi-pundi uang dari plastik pascakonsumsi.
Sebagai bagian dari komitmen untuk mendorong terciptanya pengelolaan kemasan pascakonsumsi yang holistik, terintegrasi dan berkesinambungan dengan ekonomi sirkular, merek minuman Ades memperkenalkan program #NiatMurni.
Niat Murni hadir sebagai gerakan nyata yang melanjutkan inisiatif serta usaha untuk menjaga kemurnian air yang hadir pertama kali lewat billboard dengan plastik botol bekas pertama.
Tampilan Billboard #NiatMurni Ades yang terbuat dari sampah plastik botol. Foto: dok. Ades
zoom-in-whitePerbesar
Tampilan Billboard #NiatMurni Ades yang terbuat dari sampah plastik botol. Foto: dok. Ades
Dalam program ini, Ades pun menggandeng Go-Jek dan didukung oleh Waste4change untuk mengajak masyarakat agar dapat secara aktif dalam memahami dan berpartisipasi dalam kepedulian lingkungan dengan memadukan teknologi sebagai platform untuk mendorong ekosistem ekonomi sirkular di Indonesia.
ADVERTISEMENT
Untuk berpartisipasi dalam program Niat Murni, masyarakat dapat mengumpulkan sampah plastik botol dari rumah, tempat usaha, dan banyak tempat lain yang mengonsumsi air minum dalam kemasan plastik botol.
Plastik botol harus dipisahkan dari metal, kaca, dan benda-benda lain yang masuk ke tong sampah. Kemudian bersihkan dari sisa makanan, cairan, atau residu bahan kimia dan diremukkan. Selain membantu proses daur ulang, meremukkan plastik botol juga berarti mencegah penyalahgunaannya.
com-Meremukkan plastik botol Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Meremukkan plastik botol Foto: Shutterstock
Setelah diremukkan dan dikumpulkan, sampah plastik botol disimpan dalam kemasan yang rapi serta tertutup rapat sebelum akhirnya diberikan kepada driver Go-Jek untuk dikirimkan ke lokasi bank sampah terdekat untuk didaur ulang yang nantinya akan memberikan banyak keuntungan.
Setiap 50 kemasan plastik botol bekas yang dikirimkan konsumen akan mendapatkan 2000 Ades poin. Pengumpulan poin kemudian dapat ditukarkan dengan token PLN, pulsa ataupun saldo Go-Pay.
ADVERTISEMENT
Sinergi Niat Murni melalui sistem Waste4Change yang dapat menghubungkan konsumen dan pengguna aplikasi Go-Jek dengan para mitra daur ulang sebagai solusi kemudahan kepada masyarakat untuk dapat berpartisipasi dalam gerakan ini. Yuk, jadi bagian dari Niat Murni ini dengan mendaftarkan dirimu ke cokeurl.com/niatmurni.
Artikel ini merupakan hasil kerja sama dengan Ades.
Nasib terbaik bagi plastik botol adalah berujung di fasilitas daur ulang. Namun, itu tak akan terjadi tanpa campur tangan kita semua. Simak ulasan lengkapnya dalam collection ini dan subscribe agar menerima notifikasi story baru.
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten