Mumi Tertua di Dunia Ternyata Ada di Portugal, Dikubur dengan Posisi Meringkuk

16 Maret 2022 7:30
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Peneliti bilang mayat dijadikan mumi dengan cara diikat dan dikeringkan terlebih dahulu agar lebih ringan saat dibawa. Foto: European Journal of Archaeology/Peyroteo-Stjerna
zoom-in-whitePerbesar
Peneliti bilang mayat dijadikan mumi dengan cara diikat dan dikeringkan terlebih dahulu agar lebih ringan saat dibawa. Foto: European Journal of Archaeology/Peyroteo-Stjerna
ADVERTISEMENT
60 tahun lalu, seorang arkeolog memotret beberapa kerangka manusia yang terkubur di pemakaman berusia 8.000 tahun di Portugal selatan. Sekarang, analisis foto menunjukkan bahwa kerangka tersebut menjadi mumi tertua di dunia.
ADVERTISEMENT
Ini membantah anggapan sebelumnya yang mengatakan mumi tertua berasal dari Mesir atau Chili.
Pada 1960-an, belasan mayat kuno ditemukan di Lembah Sado selatan Portugal, di mana menurut peneliti salah satu mayat ditemukan dalam keadaan dimumikan. Hal ini terlihat ketika peneliti melihat beberapa foto milik seorang arkeolog Portugis bernama Manuel Farinha dos Santos yang telah meninggal pada 2001.
13 foto hitam-putih itu diambil pada 1960-an ketika Farinha dos Santos memotret sisa-sisa manusia yang digali di Lembah Sado.
Foto mayat berasal dari 60 tahun lalu yang belum pernah diidentifikasi. Foto: European Journal of Archaeology/Peyroteo-Stjerna
zoom-in-whitePerbesar
Foto mayat berasal dari 60 tahun lalu yang belum pernah diidentifikasi. Foto: European Journal of Archaeology/Peyroteo-Stjerna
Peneliti kemudian menggunakan foto untuk merekonstruksi penguburan di dua lokasi dan menemukan bahwa tulang salah satu kerangka, hiperfleksi. Kondisi ini mengindikasikan tubuh mayat diikat dengan tali yang kini sudah hancur ketika dia dimakamkan. Peneliti juga menemukan tanda-tanda lain yang menunjukkan bahwa tubuh telah menjadi mumi setelah orang itu meninggal.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Peneliti bilang, mayat kemungkinan sengaja dikeringkan dan secara bertahap tubuhnya dibuat lebih kecil dengan cara diikat menggunakan tali. Ini menunjukkan bahwa praktik mumifikasi telah menyebar sejak dulu, jauh sebelum penduduk Mesir melakukannya.
Praktik mumifikasi dilakukan orang Mesir kuno lebih dari 4.500 tahun lalu. Bukti mumifikasi juga telah ditemukan di tempat lain di Eropa, berasal dari sekitar 1000 SM. Tapi, mumi yang baru diidentifikasi di Portugal menjadi yang tertua yang pernah ditemukan dan mengalahkan rekor mumi tertua sebelumnya yang ditemukan di Gurun Atacama.
Peneliti mempelajari lebih lanjut metode mumifikasi kuno. Foto: European Journal of Archaeology/Peyroteo-Stjerna
zoom-in-whitePerbesar
Peneliti mempelajari lebih lanjut metode mumifikasi kuno. Foto: European Journal of Archaeology/Peyroteo-Stjerna
Meski mumifikasi adalah hal yang umum dilakukan di kondisi lingkungan yang sangat kering seperti di Gurun Atacama, sulit untuk menemukan buktinya di Eropa karena kondisi basah membuat jaringan lunak mumi sulit terawetkan.
ADVERTISEMENT
"Sangat sulit untuk melakukan pengamatan ini, tetapi itu mungkin dengan metode gabungan dan pekerjaan eksperimental," kata Rita Peyroteo-Stjerna, bioarkeolog di Uppsala University di Swedia.
Kendati mumi Portugal telah dinobatkan sebagai mumi tertua di dunia, ada dugaan mumifikasi berusia 10.000 tahun telah ditemukan di El Wad dan Ain Mallaha di Israel. Ada juga tanda-tanda mumifikasi berusia 30.000 tahun yang ditemukan di Kosteni, Belarusia. Tapi bagaimanapun, ini harus dibuktikan dengan cara melakukan studi lebih lanjut.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020