Tekno & Sains
·
18 September 2020 8:06

Paus Ini Nyasar Berenang ke Sungai Penuh Buaya, Kok Bisa?

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Paus Ini Nyasar Berenang ke Sungai Penuh Buaya, Kok Bisa? (90320)
Paus bungkuk nyasar di sungai penuh buaya Foto: Northern Territory
Kesalahan navigasi, tidak hanya terjadi pada manusia yang suka berkendara, tapi juga pada hewan. Seperti yang terjadi pada seekor paus bungkuk yang dilaporkan nyasar ke sebuah sungai yang dipenuhi buaya ini.
ADVERTISEMENT
Hal itu terjadi di wilayah Australia, tepatnya di East Alligator River di Taman Nasional Kakadu. Tidak hanya satu, namun paus bungkuk yang tersesat nyasar ke sungai berbahaya itu ada tiga ekor. Hanya saja, dua paus lainnya sudah berhasil menemukan jalan ke laut.
Hal ini membuat tim bingung untuk membantu si paus yang berukuran hampir 16 meter itu menuju jalan keluar ke laut. Di sisi lain, karena ukurannya yang besar, kecil kemungkinan kalau paus itu akan jadi mangsa para buaya.
Namun bahaya lainnya adalah, jika paus tak bisa menemukan jalan ke laut, bisa-bisa ia justru terdampar di perairan dangkal. East Alligator River sendiri adalah sungai yang cukup dangkal dengan banyak belokan dan cukup berlumpur.
ADVERTISEMENT
Tubuh paus bungkuk sangat besar di sungai itu sehingga menjadi bahan tontonan untuk penduduk setempat.
"Ini adalah sesuatu yang belum pernah tercatat sebelumnya--tidak hanya di wilayah utara, tetapi di Australia. Ini benar-benar tidak biasa," kata Carole Palmer, seorang ilmuwan ekosistem laut untuk pemerintah wilayah itu.
Paus Ini Nyasar Berenang ke Sungai Penuh Buaya, Kok Bisa? (90321)
Paus bungkuk nyasar di sungai penuh buaya Foto: Northern Territory
Meski sungai itu penuh dengan buaya air asin, masih ada kemungkinan akan terjadi pertarungan. Oleh karena itu sulit untuk tim menyelamatkan si paus kecuali ia terdampar di pinggir sungai dan membuat buaya keluar.
Lalu bagaimana paus itu bisa sampai nyasar ke sungai? Palmer mengatakan belum diketahui bagaiaman paus ini nyasar atau salah belok ke lepas pantai utara negara itu.
Mereka memperkirakan paus-paus itu akan menuju selatan ke Antartika, tetapi salah jalan sehingga memasuki muara yang membawa mereka lebih jauh ke hulu sungai. Paus-paus bermigrasi ke perairan yang lebih hangat di lepas pantai Australia selama musim semi untuk melahirkan sebelum kembali ke Antartika untuk mencari makan.
ADVERTISEMENT
Untuk mengeluarkan paus dari sungai, tim memandunya menuju laut. hal itu membuat sejumlah perahu dilarang untuk melintasi di sepanjang sungai.
Tim berharap paus akan pergi dengan sendirinya. Namun, si paus berada di bagian sungai yang paling jauh sekitar 20 meter dari laut.
Palmer mengatakan, pihak berwenang tengah mempertimbangkan beberapa cara untuk menariknya keluar, seperti memanfaatkan "suara bising" dari perahu yang berlayar di sekitar sungai atau rekaman suara paus bungkuk.
"Ini memang cukup rumit, tetapi semua orang benar-benar berupaya untuk memindahkannya dengan cara yang positif," katanya.
***
Saksikan video menarik di bawah ini.