Tekno & Sains
·
12 Juli 2021 7:30
·
waktu baca 2 menit

Ribuan Makam Islam Kuno Ditemukan, Disusun Misterius Mirip Bintang di Galaksi

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Ribuan Makam Islam Kuno Ditemukan, Disusun Misterius Mirip Bintang di Galaksi (49731)
searchPerbesar
Foto satelit yang menggambarkan distribusi monumen makam Islam kuno di Kassala, Sudan. Foto: Stefano Costanzo dkk via PLOS One
Ribuan makam Islam abad pertengahan ditemukan di Sudan. Menariknya, kumpulan kuburan tersebut tersusun dalam pola misterius menyerupai bintang-bintang di galaksi.
ADVERTISEMENT
Sekelompok ahli arkeologi menggunakan citra satelit untuk mengidentifikasi lokasi lebih dari 10.000 monumen di Kassala, wilayah di Sudan timur. Beberapa monumen tersebut terdiri dari tumuli, sebuah struktur menonjol yang tersebar luas dalam pra-sejarah dan sejarah Afrika, dan qubba, istilah yang mengacu pada struktur makam dan tempat suci Islam dalam dunia Arab.
Setelah tim peneliti memetakan monumen pemakaman, mereka kesulitan menafsirkan data. Sebab, beberapa monumen telah digali.
"Kami menghadapi tantangan untuk menafsirkan pembuatan lanskap pemakaman dengan hampir tidak ada data arkeologi tradisional, tapi (kami memiliki) kumpulan data yang cukup besar untuk dapat hipotesis adanya proses yang kompleks, baik pada skala regional maupun lokal," kata Stefano Costanzo, peneliti utama riset dan arkeolog di University of Naples L'Orientale, Italia, kepada Live Science.
Ribuan Makam Islam Kuno Ditemukan, Disusun Misterius Mirip Bintang di Galaksi (49732)
searchPerbesar
Pemandangan lanskap tumuli dan qubba, makam Islam kuno, di Kassala, Sudan. Foto: Stefano Costanzo dkk via PLOS One
Costanzo menambahkan, sekilas ribuan makam tersebut seperti disusun menyesuaikan dengan kondisi topografi lingkungan sekitarnya. Namun, ia dan tim merasa bahwa ada makna mendalam yang mungkin tersirat dalam penataan kuburan.
ADVERTISEMENT
Mereka mulai mencari teknik pemodelan statis yang dapat membantunya mendeteksi pola, dan akhirnya dipilih metode yang disebut proses Neyman-Scott Cluster (NSC), yang awalnya dikembangkan untuk mempelajari pola spasial bintang dan galaksi. Bisa dibilang ini adalah riset arkeologi pertama yang menggunakan teknik kosmologi.
Teknik pemodelan ini mengungkap bahwa beberapa kuburan islam ini 'menyembunyikan' beberapa subklaster yang mengelilingi sekitar 'makam-makam induk' yang belum teridentifikasi, guguran yang mirip seperti tata surya. Makam induk ini bertindak sebagai pusat daya tarik untuk penguburan berikutnya, yang diduga didorong oleh kesakralan lokasi dan lintasan sosial dari kelompok tertentu.
Ribuan Makam Islam Kuno Ditemukan, Disusun Misterius Mirip Bintang di Galaksi (49733)
searchPerbesar
Foto satelit yang menggambarkan distribusi monumen makam Islam kuno di Kassala, Sudan. Foto: Stefano Costanzo dkk via PLOS One
Para ilmuwan kemudian meneliti kelompok yang pernah mendiami daerah tersebut sejak akhir milenium 1 Sebelum Masehi (SM). Hasilnya, wilayah Kassala dulu diduga dihuni oleh masyarakat Beja, yang gaya hidupnya semi-nomaden.
ADVERTISEMENT
"Klaster lokal kemungkinan besar adalah kuburan suku atau keluarga warga Beja," tulis tim peneliti di jurnalnya yang tayang di PLOS One pada 7 Juli 2021. "Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan lokasi yang tepat dari 'makam induk'. Riset lanjutan juga dapat mengungkap siapa yang dimakamkan di makam induk ini dan apa yang membuatnya begitu istimewa."
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020