Tekno & Sains
·
21 September 2020 8:34

Serangan Paus Pembunuh ke Kapal Laut Bikin Ilmuwan Bingung

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Serangan Paus Pembunuh ke Kapal Laut Bikin Ilmuwan Bingung (16983)
Paus Orca muncul ke permukaan Foto: Reuters/Andrew Innerarity
Belakangan, serangan paus orca atau paus pembunuh ke kapal pesiar di laut Eropa makin banyak dilaporkan. Perilaku tersebut jarang dilakukan oleh paus pembunuh dan masih diteliti lebih lanjut apa penyebabnya.
ADVERTISEMENT
Saking anarkisnya, serangan tersebut membuat kemudi kapal rusak. Biasanya, paus pembunuh jarang menghindari konfrontasi langsung dengan manusia, sehingga peristiwa seperti ini cukup langka dan membuat bingung peneliti kelautan.
Beberapa kapal diketahui langsung melakukan panggilan darurat setelah mereka dihantam paus pembunuh berkali-kali. Serangan paling banyak dilaporkan sepanjang pantai Portugal dan Spanyol. 
Insiden terbaru terjadi di lepas pantai A Coruña, Spanyol, pada 11 September 2020 lalu. Serangan dilakukan ke kapal pesiar sepanjang 11 meter, di mana kapal itu akhirnya dibawa ke Inggris.
Serangan Paus Pembunuh ke Kapal Laut Bikin Ilmuwan Bingung (16984)
Ilustrasi Kapal Pesiar. Foto: Shutter Stock
Menurut keterangan dari direktur pelaksana Halcyon Yacht, Pete Green, kapal pesiar itu dikepung paus pembunuh di mana mereka menabrak buritan sebanyak 15 kali. Serangan lainnya melibatkan kapal dengan panjang 14 meter yang memaksa mereka berputar 180 derajat setelah diserang sembilan paus orca berulang kali selama satu jam.
ADVERTISEMENT
Karena kemudi kapal rusak, mereka harus ditarik ke pelabuhan oleh kapal lain. Ilmuwan belum mengatahui pastinya kenapa kapal-kapal dari Selat Gibraltar hingga Galicia bisa mendapatkan perhatian dari paus orca dan membuat mereka ingin menyerangnya.
Hewan cerdas ini memang tak jarang mendekati, menyelidiki, serta mengamati perahu atau perenang. Namun, mereka tidak pernah melakukan serangan seperti itu.
"Paus orca pada dasarnya ingin tahu, terutama anak-anaknya. Mereka akan sering berenang untuk menyelidiki perahu dan kadang-kadang akan mengamati perenang juga. Akan tetapi, tidak pernah menyebabkan kerusakan,” kata perwakilan dari Whale and Dolphin Conservation di Inggris.
“Mendengar peristiwa tersebut (penyerangan kapal), itu adalah perilaku yang sangat tidak biasa dan mengkhawatirkan," lanjutnya.
Serangan Paus Pembunuh ke Kapal Laut Bikin Ilmuwan Bingung (16985)
Paus Orca. Foto: Schmid-Pixabay
Dr Ruth Esteban, ilmuwan yang telah meneliti paus orca selama dua bulan terakhir di Selat Gibraltar mengungkapkan, bahwa perilaku itu mungkin berasal dari satu kawanan paus saja. Ia menyebut sedang terjadi ‘fase aneh’ di perairan tersebut.
ADVERTISEMENT
Selama bertahun-tahun, paus orca memang dikaitkan dengan armada penangkap ikan tuna di Selat Gibraltar. Para nelayan sering mengusir paus pembunuh muda sehingga ada kemungkinan mereka bisa stres.
"Kami hanya dapat berspekulasi tentang perilaku mengkhawatirkan orca yang menyerang kapal yang mungkin berkaitan dengan stres. Itu karena populasi kecil yang terancam punah ini berjuang untuk menyesuaikan diri dengan penangkapan ikan berlebihan dari mangsa pilihannya, tuna sirip biru Atlantik," kata ilmuwan tersebut.
Ilmuwan masih akan melakukan penelitian lebih lanjut dari penyebab utama meningkatnya serangan paus pembunuh ke kapal. Untuk sementara ini, otoritas maritim Spanyol telah menyarankan para pelaut untuk berhati-hati dan menjaga jarak untuk mencegah serangan lebih lanjut.