kumparan
23 Januari 2019 17:34

Seru-seruan, Warganet Temukan Banyak Hal Menakjubkan di Google Maps

Perempatan Pasar Minggu di Google Maps
Perempatan Pasar Minggu di Google Maps (Foto: Google Maps)
Google Maps adalah sumber kegembiraan tanpa batas bagi banyak orang. Dengan adanya fitur Google Street View di Google Maps, maka banyak orang bisa melihat kondisi nyata berbagai lokasi di seluruh dunia.
ADVERTISEMENT
Saat memetakan berbagai macam tempat di seluruh dunia ini, Google tak sengaja memotret segala hal yang ada, mulai dari orang-orang berkepala merpati yang aneh di pinggir jalan sampai objek mirip UFO yang ternyata cuma bagian dari sayap kupu-kupu.
Orang-orang berkepala merpati yang tertangkap kamera Google
Orang-orang berkepala merpati yang tertangkap kamera Google (Foto: Google Maps)
Bagian saya kupu-kupu yang disangka sebagai UFO alien
Bagian saya kupu-kupu yang disangka sebagai UFO alien (Foto: Google Maps)
Baru-baru ini seorang warga internet mengunggah sebuah video di akun Twitternya yang bernama @TastyTK. Tweetnya tersebut tak lama kemudian menjadi viral.
Pasalnya, dalam video tersebut ia memperlihatkan bahwa dirinya sedang menggunakan fitur Google Street View di Google Maps. Ia kemudian men-zoom pemandangan yang ada di Largo di Torre Argentina yang berlokasi di Roma, Italia, melalui fitur tersebut.
Penampakan yang kemudian ia dapatkan ini sungguh mengejutkan dan mengagumkan. Lihat saja sendiri di bawah ini.
ADVERTISEMENT
Ya, warganet tersebut mendapatkan penampakan seekor kucing lucu yang tak sengaja tertangkap oleh kamera Google. Wajah kucing lucu inilah yang kemudian membuat tweet warganet tersebut menjadi viral.
Apa yang dilakukan warganet satu ini rupanya menjadi inspirasi warganet lainnya. Seorang pengguna Twitter lainnya mencoba melakukan hal yang sama terhadap lokasi Largo di Torre Argentina dan kemudian ia menemukan penampakan seekor kucing lainnya di dekat kucing pertama.
Bahkan, selain itu, ia juga menemukan penampakan wajah manusia di dekat kedua kucing tersebut.
Mengutip penjelasan dari IFL Science, Largo di Torre Argentina adalah alun-alun di Kota Roma yang digunakan untuk menampung empat kuil Romawi dan Teater Pompey. Sekarang, Largo di Torre Argentina juga menjadi lokasi Torre Argentina Cat Sanctuary, tempat penampungan kucing-kucing tunawisma.
ADVERTISEMENT
Lucu-lucuan Google Maps di Indonesia
Pada November 2017 lalu keberadaan ‘Tiang Listrik Setya Novanto’ di Google Maps juga pernah menjadi bahan lucu-lucuan warganet.
Saat itu, ketika setiap pengguna internet membuka Google Maps dan menuliskan 'Tiang Listrik Setya Novanto', maka pengguna akan diarahkan ke lokasi kecelakaan Novanto pada Kamis, 16 November 2017 lalu, di Jalan Permata Berlian, Jakarta Selatan.
Maps tiang listrik setnov
Maps tiang listrik setnov (Foto: googlemaps)
Munculnya lokasi ‘Tiang Listrik Setya Novanto’ di Google Maps ketika itu bersamaan dengan ramainya pemberitaan kecelakaan Setya Novanto saat menaiki mobil Fortuner bernomor B 1732 ZLO.
Mobil tersebut ketika itu sedang dikemudikan oleh Kontributor Metro TV bernama Hilman Mattauch. Novanto duduk di bangku tengah, sementara di samping Hilman ada ajudan bernama Reza.
Tiang Listrik Setya Novanto
Tiang Listrik Setya Novanto (Foto: Dok. Google Maps)
Sejumlah kejanggalan muncul dari kecelakaan itu, misalnya saja gara-gara kecelakaan tersebut Novanto kemudian dibawa ke RS Medika Permata Hijau, sementara Hilman dan Reza tak mengalami luka.
ADVERTISEMENT
Selain itu, tiang listrik --yang kemudian diketahui merupakan tiang penerangan, bukan tiang PLN-- yang ditabrak ternyata masih kokoh berdiri, tapi mobil Fortuner yang membawa Novanto dilaporkan mengalami penyok dan kaca kirinya pecah.
Video
Berkat Teknologi Google Trekker
Apa yang kita saksikan semua di fitur Google Street View di Google Maps ternyata adalah berkat teknologi Google Trekker.
Teknologi trekker ini terdiri dari 15 lensa di bagian atas tiang, masing-masing menunjuk ke berbagai arah yang memungkinkannya membuat tampilan panorama 360 derajat. Teknologi inilah yang kemudian digunakan oleh para pekerja Google untuk mengambil gambar-gambar di berbagai lokasi di seluruh dunia.
Google Trekker
Google Trekker. (Foto: Bianda Ludwianto/kumparan)
Soal Google Trekker ini, tim kumparan pernah mewawancarai Program Manager Google Asia Pasifik, Nhazlisham Hamdan.
ADVERTISEMENT
Pria Malaysia yang sudah bergabung dengan Google sejak 2012 itu menjelaskan, proses pengambilan gambar dengan Google Trekker ini dapat dilakukan secara optimal dan sederhana. Hasil rekaman dari alat itu kemudian tersimpan di dalam hard disk yang nantinya akan diproses oleh tim Google untuk tahap pengeditan, seperti blur untuk foto wajah dan objek sensitif lainnya.
Video
Apa yang Bisa Kamu Dapatkan dari Google Maps?
Sekadar untuk lucu-lucuan dan ikut-ikutan aksi warganet di Italia sana, kami mencoba iseng memakai fitur Google Street View juga di Google Maps.
Lokasi yang kami zoom adalah Perempatan Pasar Minggu. Apa yang kami dapatkan di sana?
Pelanggar lalu lintas di Perempatan Pasar Minggu
Pelanggar lalu lintas di Perempatan Pasar Minggu (Foto: Google Maps)
Ternyata di sana banyak pengendara motor yang melanggar aturan lalu lintas. Dari fitur ini saja, setidaknya sudah ada dua pengendara motor yang tertangkap kamera Google sedang melawan arus.
ADVERTISEMENT
Adapun dari hasil pantauan langsung tim kumparan di lokasi pada Oktober 2018 lalu, setidaknya ada 24.604 pelanggar selama empat hari di Perempatan Pasar Minggu tersebut.
Tentu saja hal ini merupakan bentuk pelanggaran lalu lintas dan bisa membahayakan keselamatan orang lain.
Video
Nah, kalau kamu sendiri, maukah ikut seru-seruan bermain memakai fitur Google Street View ini? Gambar menarik apa yang bisa kamu dapatkan dari Google Maps?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan