kumparan
10 Oktober 2018 13:15

Terlalu Banyak Pilihan Bisa Bikin Otak Kita 'Lumpuh'

Ilustrasi Bingung
Terlalu banyak pilihan dapat membuat otak 'lumpuh'. (Foto: NDE via Pixabay)
Bisa memilih dari sekian banyak pilihan merupakan hal yang menyenangkan. Namun memiliki banyak pilihan ternyata bisa juga menjadi pisau bermata dua bagi kita. Pasalnya, ada sebuah riset yang menemukan bahwa otak bisa kesulitan mengambil pilihan jika jumlah pilihannya terlalu banyak.
ADVERTISEMENT
Science Alert melaporkan bahwa dalam riset ini, peneliti berhasil melihat bagaimana terlalu banyak pilihan mempengaruhi otak. Hasil temuan ini telah dipublikasikan di jurnal Nature Human Behaviour pada 1 Oktober 2018.
Dalam riset ini peneliti mempelajari 19 orang yang diberikan pilihan gambar pemandangan untuk dicetak pada kaus atau cangkir. Peneliti kemudian mempelajari aktivitas di otak mereka, yakni bagian anterior cingulate cortex (ACC) yang bertugas menilai manfaat dari pilihan dan striatum yang bertugas menentukan nilai dari pilihan, dengan alat fMRI.
Hasilnya ditemukan bahwa aktivitas di dua bagian tersebut meningkat ketika jumlah pilihan juga meningkat. Dan ketika ada pilihan lebih dari 12, aktivitas di dua bagian tersebut mulai kacau seolah aktivitas otak untuk memilih jadi terhenti alias ‘lumpuh’.
ADVERTISEMENT
Para peneliti mengatakan bahwa hal ini menunjukkan bagaimana striatum dan ACC berinteraksi dalam menentukan potensi mendapat hasil maksimal dengan menilai jumlah pekerjaan yang akan mereka lakukan untuk mendapat hasil tersebut.
Ilustrasi Bingung
Menentukan pilihan. (Foto: sonamabcd via Pixabay)
"Ide untuk bisa mendapatkan hasil terbaik dari 12 pilihan dianggap baik, sementara untuk mendapatkan pilihan terbaik dari 24 pilihan tidaklah dianggap baik," ujar Colin Camerer, salah satu anggota riset ini.
Di samping itu para peneliti juga melaporkan bahwa aktivitas pada dua bagian otak tersebut tidak muncul ketika peserta riset diminta hanya melihat-lihat gambar.
Jadi berapa jumlah pilihan yang ideal untuk bisa menentukan pilihan dengan baik?
Camerer mengestimasi bahwa jumlah pilihan paling ideal untuk mendapatkan hasil terbaik mungkin berada antara delapan hingga 15 pilihan. Ia juga menambahkan diperlukan riset lanjutan untuk memastikannya dan juga mempelajari bagaimana otak melakukan perhitungan ini.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan