Tekno & Sains
·
15 Oktober 2020 15:35

Ternyata Manusia Masih Berevolusi, Ini Buktinya

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Ternyata Manusia Masih Berevolusi, Ini Buktinya (16398)
Tiga pembuluh arteri utama pada lengan bawah manusia dengan arteri median di tengah. Foto: ilbusca, Digital Vision Vectors, Getty Images
Pertanyaan soal rupa dan bentuk manusia di masa yang akan datang memang selalu menarik diteliti. Perubahan-perubahan yang akan manusia alami tentu berhubungan dengan bagaimana spesies kita berevolusi.
ADVERTISEMENT
Meski begitu, masih banyak orang yang meragukan teori evolusi. Namun, sekelompok ilmuwan dari Flinders University, Australia, baru saja menemukan sebuah bukti bahwa manusia juga masih terus berevolusi.
Menurut para ilmuwan, sebuah pembuluh darah tambahan bisa menjadi tanda bahwa kita masih terus berevolusi. Sebagian besar orang di dunia saat ini hanya memiliki dua buah pembuluh darah arteri pada lengan bagian bawahnya.
Hal ini akan segera berubah. Pasalnya, jumlah manusia yang memiliki pembuluh darah arteri tambahan pada lengannya terus bertambah di seluruh dunia.
“Sejak abad ke-18, ahli anatomi telah mempelajari tentang keberadaan pembuluh arteri ini pada orang dewasa, dan penelitian menunjukkan bahwa jumlah (manusia yang memilikinya) meningkat,” ujar ahli anatomi dari Flinders University, Teghan Lucas.
Ternyata Manusia Masih Berevolusi, Ini Buktinya (16399)
Ilustrasi organ tubuh manusia. Foto: Geralt via Pixabay (CC0 Creative Commons)
Pembuluh darah arteri tambahan yang dimaksud ilmuwan berada pada bagian tengah lengan manusia. Oleh karena itu, pembuluh arteri tambahan ini juga disebut sebagai arteri median.
ADVERTISEMENT
“Keberadaan arteri median adalah sekitar 10 persen pada manusia yang lahir pada pertengahan tahun 1880-an, dan menjadi 30 persen pada manusia yang lahir pada akhir abad ke-20.”
Ini adalah peningkatan yang signifikan dalam kurun waktu yang cukup singkat, jika kita bicara soal evolusi,” lanjut Lucas.
Sebenarnya, arteri median ini pernah dimiliki oleh semua manusia. Arteri ini terbentuk dan menjadi jalur peredaran darah pada bayi yang masih ada di dalam kandungan.
Setelah bekerja selama kurang lebih 8 pekan, arteri median ini biasanya menghilang. Tugasnya kemudian diserahkan kepada dua buah pembuluh darah lain di lengan kita. Proses menghilangnya arteri median ini lah yang kejadiannya semakin berkurang pada manusia.
Pada riset kali ini, Lucas bersama tim menganalisis 80 anggota tubuh mayat yang didonasikan. Hampir seluruh mayat yang ia teliti adalah seseorang yang lahir pada awal abad ke-20.
ADVERTISEMENT
Lucas kemudian membandingkan analisisnya dengan data manusia dewasa masa kini serta masa lampau. Hasilnya, arteri median tiga kali lebih banyak ditemukan pada manusia dewasa modern jika dibandingkan dengan manusia dewasa satu abad lalu.
Ternyata Manusia Masih Berevolusi, Ini Buktinya (16400)
Teori Evolusi Charles Darwin Foto: www.publicdomainpictures.net
Hal ini mengindikasikan bahwa seleksi alam lebih menguntungkan bagi mereka yang tetap memiliki arteri median setelah lahir dan tumbuh dewasa.
“Penambahan jumlah (pemilik arteri median) ini mungkin dihasilkan dari mutasi gen yang memengaruhi perkembangan arteri median, atau masalah kesehatan pada ibu yang mengandung, atau bahkan keduanya,” ungkap Lucas.
Hingga kini, ilmuwan masih belum menentukan penyebab utama dari hasil penelitian ini. Peneliti yakin bahwa akan dibutuhkan usaha riset yang lebih besar untuk menentukan penyebabnya.
Apapun penyebabnya, jumlah manusia yang memiliki median arteri akan semakin bertambah di seluruh dunia. “Jika tren ini berlanjut, mayoritas manusia akan memiliki arteri median pada lengan bagian bawahnya pada tahun 2100,” kata Lucas.
ADVERTISEMENT
Kemunculan arteri median mirip dengan kemunculan tulang lutut bernama fabella. Tulang lutut ini juga tiga kali lebih banyak ditemukan pada manusia dewasa modern, jika dibandingkan dengan manusia dewasa satu abad lalu.
Perubahan dan evolusi pada hal-hal kecil pada manusia yang pada akhirnya akan menentukan rupa spesies kita masa yang akan datang. Tentu serangkaian evolusi ini adalah hasil seleksi alam yang secara hati-hati membentuk sebuah spesies yang lebih baik untuk dapat hidup di lingkungannya.
Lalu, bagaimana dengan kamu? Menurut kamu, bagaimana rupa atau bentuk manusia di masa yang akan datang?
(EDR)