Tekno & Sains
·
3 Desember 2020 13:38

Tips Mencegah dan Mengelola Diabetes saat Pandemi

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Tips Mencegah dan Mengelola Diabetes saat Pandemi  (8159)
Diabetes. Foto: Thinkstock
Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), COVID-19 merupakan penyakit yang berbahaya bagi penderita diabetes. Sebab, infeksi virus dapat meningkatkan peradangan atau pembengkakan internal jika seseorang menderita diabetes.
Pasien virus corona dengan penyakit bawaan diabetes berisiko tinggi mengalami gejala buruk. Hal ini disebabkan karena virus corona memang memiliki sifat memperparah penyakit penyerta. Kadar gula darah yang melewati batas dapat berkontribusi pada komplikasi penyakit.
Karenanya penting untuk penderita diabetes untuk selalu mengontrol kadar gula dalam darah selama pandemi dan melakukan serangkaian tahapan sebagai upaya pencegahan. Bagaimana caranya?

Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk diagnosis awal

Salah satu tantangan dalam menangani diabetes adalah banyak di antara penderita yang tidak mengetahui bahwa mereka mengidap penyakit tersebut, karena mereka tidak mengenali gejalanya. Satu dari dua orang dewasa penderita diabetes tidak terdiagnosis. Artinya, Anda mungkin lebih rentan terhadap COVID-19 karena Anda tidak sadar bahwa Anda menderita diabetes.
Kendati demikian, ada beberapa cara untuk mengenali tubuh mengalami diabetes. Gejalanya meliputi penurunan berat badan, kelesuan, rasa haus dan lapar yang berlebihan, serta sering buang air kecil. Namun, orang mungkin dengan mudah mengabaikan gejalanya. Bahkan, banyak penderita diabetes yang sama sekali tidak menunjukkan gejala.
Cara terbaik untuk mendiagnosis diabetes adalah dengan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin termasuk tes gula puasa dan tes HbA1c —mengukur rata-rata jumlah hemoglobin A1c yang berikatan dengan gula darah (glukosa) selama tiga bulan— terutama jika Anda berada pada kelompok risiko tinggi, seperti kelebihan berat badan, di atas usia 45 tahun, atau memiliki riwayat diabetes di dalam keluarga.
Semua orang ingin meminimalisir paparan mereka terhadap COVID-19, tetapi penderita diabetes harus berhati-hati dalam melindungi diri mereka sendiri. Mempertahankan jarak sosial yang baik, mengenakan masker, dan memastikan kebersihan tangan yang baik adalah tindakan yang efektif. Mereka juga harus waspada terhadap potensi gejala COVID-19 seperti demam, batuk kering, sesak napas, serta kadar glukosa dan keton yang tidak normal.
Untuk menghindari kunjungan ke rumah sakit selama pandemi, penderita diabetes juga perlu memastikan bahwa mereka memiliki persediaan obat yang baik dan mencari bantuan dari klinik atau fasilitas medis kecil lainnya jika memungkinkan.

Ingat "ABC" untuk menjaga kesehatan penderita diabetes

Risiko Anda terkena komplikasi serius dari COVID-19 cenderung lebih rendah jika penanganan diabetes terkelola dengan baik. Memahami perlunya pengawasan yang rutin bagi penderita diabetes, maka Sun Life Indonesia memperkenalkan langkah-langkah mudah dalam mengontrol diabetes. Langkah mudah ini dapat dilakukan dengan mengontrol "ABC" Anda yang berarti A1c, Blood Pressure, dan Cholesterol.
HbA1c adalah tes darah yang menunjukkan berapa rata-rata glukosa darah Anda selama 2 hingga 3 bulan terakhir. Ini merupakan indikator penting dari risiko komplikasi diabetes jangka panjang. Menjaga level A1c Anda di bawah 6,5 persen dapat membantu mengurangi risiko komplikasi.
Selain itu, penderita diabetes cenderung terkena penyakit akibat tekanan darah tinggi seperti penyakit ginjal, serangan jantung, dan stroke. Mengontrol tekanan darah Anda sama pentingnya dengan mengontrol gula darah. Jangan lupa, hindari kolesterol jahat yang dapat menyumbat pembuluh darah. Sebab, hal tersebut dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.
Selama pandemi, orang-orang menghabiskan lebih banyak waktu untuk tinggal dan memasak di rumah. Ini adalah kesempatan bagus bagi penderita diabetes untuk menjaga pola makan yang sehat. Cobalah untuk mengurangi karbohidrat dan gula rafinasi serta konsumsi lebih banyak makanan berserat tinggi seperti oatmeal.
Tips Mencegah dan Mengelola Diabetes saat Pandemi  (8160)
Diet seimbang dengan daging tanpa lemak dengan protein berkualitas baik dan lemak tak jenuh ganda sangat dianjurkan, serta jangan lupa untuk mengontrol ukuran porsi makan Anda untuk membantu mengontrol berat badan. Tak hanya itu, melakukan latihan kardiovaskular secara teratur empat hingga lima kali seminggu setidaknya selama 30 menit setiap kali juga penting dilakukan. Tujuannya untuk mempertahankan persentase lemak tubuh yang optimal dan menghindari obesitas di sekitar perut Anda.
Meningkatkan kesadaran terhadap diabetes, mencegah infeksi, memantau ABC, dan menjalani pola makan dan gaya hidup sehat dapat membantu mengurangi risiko dan dampak komplikasi diabetes.
Pada saat yang sama, jangan lupa untuk berbicara dan berbagi dengan keluarga dan teman. Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Mengelola penyakit bisa jadi melelahkan, jadi pastikan semua orang di sekitar Anda sangat mendukungnya. Sebab untuk saat ini, menjaga kesehatan adalah sebaik-baiknya upaya.
Informasi lengkap, kunjungi website Sun Life Indonesia di sini, atau Instagram Sun Life di sini.
Artikel ini merupakan bentuk kerja sama dengan Sun Life Indonesia