kumparan
search-gray
Tekno & Sains11 Juli 2020 11:59

Viral Video dr Reisa Sebut Tidak Benar Corona Menular Lewat Udara, Ini Faktanya

Konten Redaksi kumparan
Viral Video dr Reisa Sebut Tidak Benar Corona Menular Lewat Udara, Ini Faktanya (1210808)
Anggota Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dr Reisa Broto Asmoro. Foto: BNPB
Beredar di grup WhatsApp video dr Reisa Broto Asmoro, Anggota Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, mengatakan bahwa pernyataan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) ihwal virus corona dapat menyebar lewat udara adalah hoax. Video itu beredar setelah WHO mengakui bukti bahwa virus corona dapat menyebar melalui udara.
ADVERTISEMENT
Video yang viral itu berdurasi 3 menit 40 detik. Di dalamnya, dr. Reisa mengatakan pernyataan demikian:

"Misalnya, beredar sebuah pesan melalui WhatsApp yang menyatakan bahwa WHO mengeluarkan pernyataan tentang virus corona yang dapat ditularkan melalui udara. Setelah dilakukan penelusuran oleh tim siber Gugus Tugas, Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia), dan tim anti hoax Kemenkominfo, didapati bahwa informasi tersebut kurang tepat. WHO masih menyatakan bahwa virus corona ditularkan melalui droplet yang dihasilkan ketika seseorang itu terinfeksi virus corona ketika dia sedang batuk, atau bersin, atau berbicara."

Itu adalah video lama sebelum WHO mengakui virus corona menyebar di udara

Berdasarkan penelusuran kumparan, video tersebut merupakan hasil potongan dari video utuh pengumuman harian kasus COVID-19 di Indonesia yang dipublikasi pada tanggal 25 Juni 2020, dalam konferensi pers resmi Gugus Tugas di Graha BNPB, Jakarta.
ADVERTISEMENT
Video utuh dari pernyataan dr. Reisa dapat dilihat pada dokumentasi video YouTube BNPB Indonesia di bawah ini, mulai menit 2.25:
Video
Ini artinya, video dr. Reisa yang kini viral di WhatsApp merupakan hasil potongan dari video lama, sebelum WHO mengakui bukti dari 239 ilmuwan yang menemukan corona menyebar dan menular lewat udara. Adapun WHO mengakui bukti tersebut pada Rabu, 8 Juli 2020.
Dengan begitu, video dr. Reisa yang beredar di grup pesan WA tidak bisa disangkut pautkan dengan informasi WHO yang saat ini telah mengakui bahwa corona menyebar lewat aerosol.
WHO sendiri telah mengeluarkan protokol kesehatan baru pada Kamis, 9 Juli, menyusul adanya temuan bahwa virus corona menyebar lewat aerosol. WHO mengatakan transmisi COVID-19 di udara di lokasi padat dan tertutup dengan ventilasi yang buruk, adalah sesuatu yang tidak dapat dikesampingkan.
ADVERTISEMENT
Dalam pedoman baru itu, WHO memasukkan penyebaran virus corona melalui udara dapat terjadi di restoran, tempat latihan paduan suara, dan kelas kebugaran. Namun, situasi tersebut masih bisa menggunakan protokol kesehatan penyebaran corona, melalui droplet yang dilepaskan dalam batuk dan bersin.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white