kumparan
30 Agu 2018 15:14 WIB

3 Hal Menarik yang Terjadi di AOV eSports Asian Games 2018

Indonesia Melawan China Taipei (Foto: Dini Tiara)
Cabang olahraga ekshibisi eSports akhirnya resmi dipertandingkan di Asian Games 2018 pada Minggu (26/8). Pada hari pertama penyelenggaraannya, game Arena of Valor (AOV) menjadi game pertama yang dipertandingkan dalam gelaran yang diselenggarakan di BritAma Arena, Kelapa Gading, Jakarta tersebut.
ADVERTISEMENT
Indonesia pun memiliki perwakilan yang bertanding di hari itu. Lantas, bagaimana performa tim Indonesia di ajang eSports Asian Games 2018? Simak tiga hal menarik dari hari pertama gelaran eSports di Asian Games 2018 yang kumparanSPORT rangkum.
Hal tidak terduga dari lawan Indonesia, China Taipei
Pada babak penyisihan turnamen AOV di Asian Games 2018, Indonesia bertemu dengan tim China Taipei. Sayangnya, tim Indonesia yang terdiri dari Glen Richard Pangalila, Ilham Bahrul, Muhammad Ahmad, Hartawan Muliadi, Farhan Akbari, dan Franky Easy kalah dengan skor 2-0. Salah satu faktor yang menjadi kekalahan tim Indonesia adalah adanya hal yang tak mereka duga saat pertandingan,
“Dari strateginya, dan kebetulan bertemu tim yang kuat, dari China Taipei. Mereka juga ada salah satu hero yang berbeda, dan itu salah satu yang tidak terduga dan bikin kalang kabut. Mungkin mereka (tim Indonesia) juga masih baru, dan ini pertama jadi kaget juga. Semoga bisa diskusi lebih dalam lagi untuk strateginya,” kata Hans Kurniadi Saleh, Product Manager Garena Indonesia.
Ilham Bahrul, Anggota Tim AOV Indonesia (Foto: Dini Tiara)
Saat bertanding di babak lower bracket, babak yang mempertemukan dua tim yang mengalami kekalahan sebelumnya, Indonesia kembali kalah saat melawan Thailand dengan skor 2-1.
ADVERTISEMENT
“Mungkin pengalaman kita emang kurang, dan kita kebawa suasana. Tapi bangga banget sih bisa bawa nama Indonesia. Dan harapan ke depannya, kita rencananya bakal belajar lebih banyak di tim masing-masing setelah ini,” jelas Ilham Bahrul setelah bertanding di babak lower bracket menghadapi Thailand.
Kemenangan China
Tim China Taipei vs China (Foto: Dini Tiara)
China akhirnya keluar sebagai pemenang dalam turnamen AOV di Asian Games 2018 ini setelah mengalahkan China Taipei dengan skor 2-0. Keunggulan China bahkan sudah terlihat sejak babak kedua Winner’s Bracket, di mana kedua tim juga bertemu. Hasilnya, saat itu China juga berhasil menang dengan skor 2-0. China Taipei kemudian berhasil melaju ke final lewat jalur Loser’s Bracket, sebelum akhirnya kembali harus mengakui keunggulan China di partai puncak. Dengan ini, China berhak membawa pulang medali emas yang merupakan medali emas pertama dari cabang eSports.
ADVERTISEMENT
Suporter yang Sangat Antusias
Walaupun eSports baru masuk sebagai cabang ekshibisi di Asian Games 2018, yang artinya perolehan medalinya tidak mempengaruhi peringkat negara peserta seperti layaknya olahraga lainnya, antusiasme para suporter di arena tidak kendur. Hal ini terlihat dengan ramainya suporter China, China Taipei, dan Indonesia yang paling terlihat di bangku penonton membawa atribut-atribut timnya masing-masing.
Meski masih berstatus sebagai olahraga ekshibisi di Asian Games 2018 ini, persiapan tim Indonesia sendiri tidak main-main. “Jadi kita mendatangkan pelatih dari luar, dan waktu itu kita kasih bootcamp selama dua minggu untuk atlet yang terpilih,” jelas Hans Kurniadi Saleh.
Cabang ekshibisi eSports di Asian Games 2018 masih akan terus berlangsung hingga 1 September 2018 mendatang.
ADVERTISEMENT
Story ini merupakan bentuk kerja sama dengan AOV Indonesia
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan