Alasan Khabib Nurmagomedov Tak Bertarung di Bulan Ramadhan: Berat & Berbahaya

21 April 2022 16:24
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Petarung MMA, Khabib Nurmagomedov. Foto: Kirill KUDRYAVTSEV / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Petarung MMA, Khabib Nurmagomedov. Foto: Kirill KUDRYAVTSEV / AFP
ADVERTISEMENT
Khabib Nurmagomedov adalah salah satu petarung muslim terkemuka di UFC. Kendati demikian, ia memiliki peraturan yang ketat, termasuk tak bertarung selama bulan suci Ramadhan.
ADVERTISEMENT
Pria kelahiran Dagestan, Rusia, tersebut memulai karier profesionalnya di MMA pada 2008 silam. Ia pensiun pada 2020 lalu sebagai juara dunia kelas ringan UFC.
Khabib meraih gelar juara kelas ringan usai menaklukkan Al Laquinta di UFC 223, 7 April 2018 lalu. Nah, ia pernah menolak salah satu pertarungan untuk mempertahankan gelarnya.
Petarung bela diri campuran asal Dagestan, Khabib Nurmagomedov. Foto: Getty Images/Ed Mulholland
zoom-in-whitePerbesar
Petarung bela diri campuran asal Dagestan, Khabib Nurmagomedov. Foto: Getty Images/Ed Mulholland
Jadi, The Eagle dijadwalkan untuk berduel dengan Tony Ferguson di UFC249, Mei 2020 lalu. Akan tetapi, Khabib menolak pertarungan tersebut karena bertepatan dengan bulan Ramadhan.
Khabib mengaku tidak melakukan pertarungan sama sekali selama bulan puasa. Pasalnya, kegiatan tersebut begitu berat dan berbahaya, bisa mendatangkan cedera kapan saja.
"Ini sangat sulit [berpuasa] dan juga sangat berbahaya. Sepanjang hari Anda tidak minum, tidak makan. Cedera bisa datang. Itu sebabnya [Anda tidak bisa] terlalu banyak melakukan kontak. Bahkan tanpa latih tanding, itu masih sulit," kata Khabib kala itu dikutip dari ESPN.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Saya memberi tahu mereka [UFC], 'Tolong, luangkan waktu, tetapi sebelum Ramadhan'. Saya minta kepada mereka, dan satu minggu sebelum Ramadhan, mereka membuat pertarungan ini," tambahnya.
Khabib Nurmagomedov. Foto: Noah K. Murray-USA TODAY Sports via Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Khabib Nurmagomedov. Foto: Noah K. Murray-USA TODAY Sports via Reuters
Khabib juga mengaku tidak bisa langsung bertarung setelah Ramadhan. Menurutnya, ia membutuhkan pemulihan selama minimal 45 hari untuk mengembalikan kondisi tubuhnya.
"Saya tahu tubuh saya, bagaimana rasanya. Itulah mengapa saya tidak bertarung selama Ramadhan dan setelah Ramadhan," jelas Khabib.
"Kami membutuhkan minimal 45 hari untuk pulih. Kami bersaing di level yang begitu tinggi. Itu sebabnya kami harus memperhatikan semuanya," lanjutnya.
UFC 249 dihelat pada 10 Mei, sementara Idul Fitri pada 2020 jatuh di 24 Mei. Alhasil, pertarungan antara Khabib dan Ferguson tak pernah terjadi.
Khabib baru bertarung lagi pada September 2020. Ia mempertahankan gelar juara kelas ringan miliknya usai menaklukkan Justin Gaethje sekaligus menutup kariernya di MMA dengan rekor tak terkalahkan 29-0.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020