kumparan
17 Juni 2019 18:05

Andrea Dovizioso Setuju jika Jorge Lorenzo Dihukum

Andrea Dovizioso menghadiri sesi konferensi pers GP Catalunya 2019. Foto: LLUIS GENE/AFP
Nama Jorge Lorenzo masih disebut-sebut usai GP Catalunya 2019. Pasalnya, kesalahan yang dilakukannya di Circuit de Barcelona-Catalunya ikut menyeret tiga rider top lainnya.
ADVERTISEMENT
Lorenzo terjatuh di Tikungan 10 sehingga membuat duo Yamaha, Maverick Vinales dan Valentino Rossi, serta Andrea Dovizioso (Ducati), menyelesaikan balapan lebih cepat.
Padahal, saat itu balapan seri ketujuh ini baru berjalan dua putaran. Lorenzo dianggap mematikan momen krusial Dovi yang tengah memimpin race di depan Marc Marquez.
Pro dan kontra terhadap tindakan Lorenzo muncul. Marquez mendukung rekan setimnya itu, sementara Vinales meminta Direksi Balap mengganjar Lorenzo dengan penalti di seri berikutnya.
Dovizioso pun setuju dengan Vinales. Menurut rider Italia ini, Lorenzo terlalu gegabah karena balapan GP Catalunya 2019 baru berjalan dua lap.
"Kesalahan yang dilakukan Lorenzo tidak gila. Tapi, otaknya tidak jernih jika (melakukan) belokan seperti itu di lap kedua," ucap Dovizioso seperti dikutip dari Speedweek.
ADVERTISEMENT
"Karena itu Lorenzo harus dihukum. Bukan karena dia tidak ahli mengerem atau gagal mengendalikan (rem)," imbuhnya.
Runner-up MotoGP 2018 ini pun menyoroti keputusan Lorenzo untuk berbelok. Menurut Dovi, Lorenzo yang saat itu di posisi empat memaksa untuk berada di depan.
"Posisi dan kecepatan dia (Lorenzo) bagus. Tapi, mudah untuk membuat kesalahan di tikungan. Dia gegabah karena ingin menyalip Maverick (di posisi tiga, red), tapi tidak melihat di mana dia mengerem," ucap Dovi.
"Maverick terlambat mengerem dan Lorenzo lebih lambat lagi. Dari mata pebalap, kesalahan ini tidak besar. Tapi, melakukan manuver itu di tikungan saat race baru dua lap adalah kesalahan besar bagi juara dunia," tegas Dovi.
Lorenzo sendiri, dari penuturan Dovi, datang ke pit Ducati untuk meminta maaf. Namun, hal itu tentu tidak akan mengubah fakta bahwa kesalahan Lorenzo membuat tugas Dovi untuk bersaing dengan Marquez di klasemen semakin berat.
ADVERTISEMENT
Usai GP Catalunya 2019, Marquez memuncaki klasemen sementara MotoGP dengan 140 poin, meninggalkan Dovi di posisi dua dengan selisih 37 poin.
"Kita semua tahu betapa kuatnya Marc. Dan hari ini (GP Catalunya) kami punya kesempatan untuk melawan. Saya punya posisi yang bagus," sesal 'Desmo Dovi'--julukan Dovizioso.
"Tapi, kejuaraan masih panjang. Kami tidak akan menyerah karena semua bisa terjadi di race. Bagian buruknya, Marc pintar di insiden seperti ini dan mungkin tidak akan menekan 100 persen. Padahal kami ingin mencoba menemukan limitnya," ujarnya mengakhiri.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan