kumparan
21 Januari 2020 19:19

Apa Saja Aturan-aturan Baru di MotoGP 2020?

Perayaan ulang tahun MotoGP ke-70
22 pebalap kelas premier merayakan ulang tahun MotoGP ke-70 di Circuit de Barcelona-Catalunya, Kamis (13/6/2019). Foto: Dok. MotoGP
Sederet regulasi anyar akan mulai diberlakukan di MotoGP 2020. Aturan baru tersebut menyakup pelbagai aspek mulai dari aerodinamika motor hingga jalannya balapan.
ADVERTISEMENT
Keputusan mengubah aturan aerodinamika disebut-sebut diambil menyusul kontroversi penggunaan swing arm oleh Tim Ducati di GP Qatar musim lalu. Saat itu, Ducati dinilai melanggaran aturan penambahan perangkat di motor.
Di MotoGP 2020, setiap tim hanya diizinkan satu kali mengubah desain Aero Body dalam semusim. Berbeda dengan musim lalu di mana aerodinamika tiap motor pebalap boleh diganti sebanyak dua kali.
MotoGP di Catalunya
Balapan MotoGP di Circuit de Barcelona-Catalunya. Foto: Dok. Twitter @Circuitcat_eng
Namun, aturan itu tidak berlaku di Sirkuit Phillip Island, Australia. Karena kondisi lintasan kerap dilanda angin lebih kencang dibanding sikruit lain, setiap pebalap boleh melepas side pods (winglet) dengan alasan keamanan.
Dari segi teknis dan kompetisi, aturan baru adalah soal hukuman pebalap yang melakukan jump start. Jika aturan sebelumnya menghukum pebalap dengan melakukan ride through penalty (mengawali balapan dari pit lane), aturan baru lebih diringankan.
Swing Arm Ducati
Swing Arm yang digunakan Ducati pada MotoGP Qatar 2019. Foto: twitter/motogp
Musim ini, pebalap yang melakukan jump start akan dihukum dengan dua kali long lap penalty. Lap penalti ini diperkirakan akan menambah catatan waktu tiap pebalap sekitar 2 sampai 3 detik setiap putaran--tergantung panjang dan jenis sirkuit.
ADVERTISEMENT
Aturan ini diambil dengan dasar tiga insiden jump start musim lalu, yakni Cal Crutchlow di GP Argentina, kemudian Joan Mir dan Maverick Vinales di GP Amerika Serikat.

Sirkuit

Tak seperti musim lalu yang hanya terdisi dari 19 seri, kalender MotoGP 2020 akan melangsungkan 20 balapan menyusul bertambahnya Finlandia sebagai salah satu negara penyelenggara pada seri ke-11.
Finlandia sudah absen 38 tahun lamanya menyelenggarakan balap motor paling bergensi sejagat ini. Nantinya, Sirkuit Kymi Ring akan menjadi venue balapan. Dengan total panjang 4,65 kilometer, sirkuit memiliki trek lurus sepanjang 1,2 kilometer.
MotoGP Thailand 2018.
MotoGP Thailand 2018. Foto: LILLIAN SUWANRUMPHA / AFP
Selain bertambahnya seri, terdapat beberapa pergeseran jadwal balapan dari tahun sebelumnya. GP Thailand yang biasanya berada di seri-seri akhir, musim ini akan menjadi seri kedua setelah balapan perdana di Qatar.
ADVERTISEMENT
Bertambahnya seri balapan pada akhirnya berdampak pada pengurangan jumlah tes. Tes setelah MotoGP terakhir di Valencia untuk 2020 dibatalkan dan akan digabung dengan tes di Qatar pada Maret 2021.