Bola & Sports
·
22 Juli 2021 23:15
·
waktu baca 1 menit

Atlet Anggar AS Diasingkan di Olimpiade 2020 karena Diduga Lecehkan 3 Wanita

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Atlet Anggar AS Diasingkan di Olimpiade 2020 karena Diduga Lecehkan 3 Wanita (41753)
searchPerbesar
Kota Tokyo, Jepang jelang Olimpiade 2020. Foto: REUTERS/Tyrone Siu
Alen Hadzic harus menerima kenyataan diasingkan dari kontingen Amerika Serikat (AS) di Olimpiade 2020. Atlet anggar kelahiran 1991 ini tak bisa berbaur dengan rekan-rekannya karena terjerat kasus pelecehan seksual.
ADVERTISEMENT
Menurut pemaparan USA Today, Hadzic sedang diselidiki atas tuduhan pelanggaran seksual sebelum berpartisipasi di Olimpiade Tokyo 2020. Ada tiga wanita yang mengadu ke USOPC (Komite Olimpiade dan Paralimpiade AS), mengaku dilecehkan olehnya antara 2013, 2015, dan 2019.
Hadzic sendiri sempat diskors sementara pada Juni 2021 oleh Pusat SafeSport AS akibat dari kasus ini. Pada akhirnya, ia tetap diikutsertakan ke Olimpiade 2020.
Akan tetapi, Hadzic mendapat perlakuan berbeda selama di Jepang. Ia harus menginap di hotel, sedangkan kontingen atlet AS lainnya menempati Wisma Atlet Olimpiade 2020.
Atlet Anggar AS Diasingkan di Olimpiade 2020 karena Diduga Lecehkan 3 Wanita (41754)
searchPerbesar
Pemain anggar Amerika Serikat (AS), Alen Hadzic. Foto: https://fie.org/athletes/23320/profile
USOPC dan Asosiasi Anggar Amerika Serikat mengatakan bahwa Alen Hadzic perlu dipisahkan dari rekan-rekannya karena alasan keamanan. Ia telah meminta kepada USOPC untuk segera mencabut tindakan itu saat upacara pembukaan Olimpiade 2020 pada Jumat (23/7).
ADVERTISEMENT
Sejauh ini, belum ada tanggapan baru dari USOPC dan Asosiasi Anggar AS. Hadzic sendiri membantah tuduhan pelecehan seksual selama wawancara telepon dengan USA TODAY Sports.
“Terus terang, itu tidak benar. Mereka sungguh tidak benar,'' kata Hadzic.
“Saya tak tahu seperti apa suasananya sampai saya tiba di sini. Saat saya benar-benar tiba di fasilitas latihan, semua pelatih menjabat tangan saya dan memberi selamat kepada saya karena telah masuk tim. Semua pemain anggar, yang saya pikir akan takut berbicara dengan saya, mendatangi saya dan menyapa, bahkan para wanita," lanjutnya.
***