kumparan
13 Desember 2019 11:50

BWF World Tour Finals: Ahsan/Hendra ke 4 Besar sebagai Runner Up Grup

P Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, BWF World Tour Finals 2019
Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, di ajang BWF World Tour Finals 2019. Foto: Dok.PBSI
Tuntas sudah duel Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di fase grup BWF World Tour Finals 2019. Laga melawan ganda Taiwan, Lee Yang/Wang Chi-lin, pada Jumat (13/12/2019) menjadi pemungkas mereka di Grup B.
ADVERTISEMENT
Sayangnya, pertandingan ini selesai dengan kekalahan 18-21 dan 18-21 untuk Ahsan/Hendra. Dengan demikian, Ahsan/Hendra yang sudah mengamankan satu slot semifinal menjadi runner up Grup B ganda putra. Di sisi lain, Yang/Chi-lin memastikan diri sebagai juara grup.
Yang/Chi-lin membuka duel di Court 1 Tianhe Gymnasium ini dengan impresif. Serangan-serangan mereka efektif dan cepat sehingga sering membuat pertahanan Ahsan/Hendra terbuka. Kalau sudah begini, mengeksploitasi jadi lebih mudah.
Ahsan/Hendra bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Masalahnya, Yang/Chi-lin berada dalam performa terbaik pada laga ini. Interval pun mampu mereka capai dengan cepat lewat keunggulan 11-7.
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, BWF World Tour Finals 2019
Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, di ajang BWF World Tour Finals 2019. Foto: Dok.PBSI
Pasca-interval, langkah Ahsan/Hendra tetap kesulitan untuk menemukan ritme terbaik. Mereka bahkan sempat tertinggal 14-18 walau berhasil merapatkan jarak hingga 16-18.
ADVERTISEMENT
Ahsan/Hendra sempat mencoba bangkit dan memperkecil ketertinggalan. Namun, kemenangan 21-18 berpihak pada Yang/Chi-lin.
Gim kedua diawali dengan kondisi yang tidak ada bedanya dengan gim pertama.: Skor ketat dan adu agresif dalam menyerang.
Hanya, agresivitas juga beberapa kali membuahkan eror. Salah satunya, keputusan Chi-Lin menyambar service Ahsan dengan pukulan kencang.
Alih-alih membuahkan poin, Chi-lin justru kehilangan angka karena shuttlecock terlempar dari luar lapangan.Eror itu muncul dalam kedudukan 2-2.
Masalahnya, Yang/Chi-lin tangkas dalam membenahi performa sendiri. Eror-eror diminimalisasi sehingga duel sengit tetap muncul. Tertinggal 5-7, Yang/Chi-lin berbalik unggul 11-8 di interval.
Ketika Yang/Chi-lin dalam mode menyerang, mereka akan menyerang dengan menggebu-gebu, tetapi tidak sembarangan. Salah satu kasusnya muncul saat mereka mengamankan keunggulan 16-11. Yang dan Chi-lin secara bergantian mencecar Ahsan dan Hendra dengan rentetan smash.
ADVERTISEMENT
Yang mengirim smash dari depan, sementara Chi-lin mengambil posisi agak ke belakang. Tekanan serangannya begitu konstan, sampai tidak memberi kesempatan kepada Hendra untuk memotong smash yang diarahkan kepada Ahsan. Lama kelamaan pertahanan Ahsan roboh sehingga poin melayang ke tangan Yang/Chi-lin.
Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, BWF World Tour Finals 2019
Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, di ajang BWF World Tour Finals 2019. Foto: Dok.PBSI
Ahsan/Hendra bukannya tidak melawan. Mereka sanggup merapatkan jarak hingga 16-18. Poin ke-16 itu didapat Ahsan/Hendra dengan asyik. Service Yang/Chi-lin disambar Hendra dengan smash menyilang.
Bagi mereka itu adalah undangan untuk saling serang. Yang/Chi-lin merespons dengan serangan balik. Namun, tiba-tiba Ahsan memotong serangan dari belakang dengan smash menyasar tubuh Yang.
Pada akhirnya, Yang/Chi-lin yang menutup laga dengan kemenangan. Duel gim kedua selesai dengan kekalahan 18-21 untuk Ahsan/Hendra. Laga semifinal BWF World Tour Finals 2019 akan digelar pada Sabtu (14/12/2019).
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan