kumparan
16 Januari 2020 18:54

Conor McGregor, kok, Jadi Kalem? Ada Apa?

Pertandingan McGregor vs Mayweather
Conor McGregor kalah. Foto: REUTERS/Steve Marcus
Ini bukan Conor McGregor yang biasanya. Biasanya, petarung UFC asal Irlandia itu akan berusaha mempermalukan lawan dengan serangan verbal. Namun, sampai kini, tak satu pun kata-kata beracun dan bombastis khas McGregor untuk Donald Cerrone.
ADVERTISEMENT
Padahal, McGregor bakal melawan petarung veteran itu pada ajang UFC 246 di T-Mobile Arena, Minggu (19/1/2020) siang WIB.
"Itu jas yang keren, Donald [Cerone], saya harus mengakuinya! Saya tak tahu apa Anda sudah berhasil mengalahkan saya dalam urusan fesyen. Ah, apa itu dari kulit buaya?" kata McGregor dalam konferensi pers pralaga pada Rabu (15/1) silam.
"Tidak, kawan, ini dari kulit ular piton," jawab Cerrone.
"Keren, kawan. Dulu aku juga suka mengoleksi sepatu dari kulit ular piton," balas jawara dua kali UFC tersebut.
Ini beda jauh dengan duel McGregor melawan Khabib Nurmagomedov pada 2018 silam. Bahkan, sejak dalam konferensi pers pun, pertarungan yang pada akhirnya berakhir dengan kekalahan McGregor ini sudah diwarnai dengan rivalitas tak sehat.
ADVERTISEMENT
Lantas, apa yang membuat McGregor kini jadi terlihat lebih (ah, kami tak percaya harus menggunakan kata ini untuknya) ... kalem?
Conor McGregor
Conor McGregor, siap tempur. Foto: Steve Marcus/Stringer
Nyatanya, McGregor sadar dia tak lagi menjadi The Notorious. Pertama, petarung asal Irlandia itu sudah tak bertarung 15 bulan setelah duel melawan Nurmagomedov. Kedua, 2016 merupakan kali terakhir McGregor merasakan titel UFC di pinggangnya.
Akibatnya, popularitas McGregor pun menurun. Mengacu laporan BBC, kini hanya 2% dari masyarakat Irlandia yang menggemari McGregor daripada atlet lokal lain.
Beruntung, McGregor masih menjadi wajah UFC dan inilah yang membikin UFC 246 untung 10 juta dolar AS di hari pertama penjualan tiket, seperti dilaporkan Yahoo.
Selain faktor di dalam octagon, masalahnya juga ada di mulut dan kelakuan McGregor sendiri. November 2019, petarung berusia 31 tahun ini dinyatakan bersalah oleh pengadilan setempat karena melakukan tindak kekerasan di sebuah pub di Irlandia.
ADVERTISEMENT
Jangan lupa juga bahwa setahun sebelumnya, McGregor pernah masuk meja hijau karena merusak ponsel penggemar saat berada di Florida. Dia pula pernah melempar troli ke arah bus yang dinaiki Nurmagomedov menjelang peraduan kedua petarung ini.
Selain itu, McGregor juga kini tengah diinvestigasi dengan tuduhan telah melakukan pemerkosaan di Irlandia. Ini pada akhirnya membikin McGregor kehilangan respek, bahkan dari mereka yang dahulu menggemarinya di negara asalnya sendiri.
"Ada banyak orang yang berpikir, seperti saya, bahwa dia tak menggambarkan citra yang baik untuk Irlandia. Kelakuannya hanya membikin malu kami saja," kata Myles Prince, mantan rekan McGregor, kepada USA Sports.
Jadi, itulah yang membikin McGregor mengubah pendekatannya saat melawan Cerrone. Dia tak hanya butuh menang, tetapi juga butuh kembali dihormati oleh fans. Menariknya, kendati kini sudah lebih kalem, McGregor bilang laga ini bakal sengit.
ADVERTISEMENT
"Sangat sulit untuk tak menghormati Donald. Tapi, jangan salah sangka. Bakal ada darah yang keluar di duel ini, tetapi itu bukan darah yang keluar karena aksi culas," tutur McGregor.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan