kumparan
19 Oktober 2019 22:30

Denmark Open: Langkah Tommy Dihentikan Kento Momota dalam Dua Gim

Tommy Sugiarto (Portrait)
Pebulu tangkis Indonesia, Tommy Sugiarto. Foto: Toshifumi KITAMURA / AFP
Langkah tunggal putra veteran Indonesia, Tommy Sugiarto, di Denmark Open 2019 mesti terhenti di babak semifinal. Pada Sabtu (19/10/2019) malam WIB, Tommy kalah dari pemain Jepang sekaligus tunggal putra terbaik dunia saat ini, Kento Momota, dalam dua gim langsung dengan skor 12-21 dan 19-21.
ADVERTISEMENT
Di awal pertandingan, terlihat kelas Tommy kesulitan. Segelintir kesalahan membuatnya tertinggal dengan skor 1-6 dalam waktu yang begitu cepat.
Tommy berhasil memangkas ketertinggalan setelah pukulan Momota dua kali tak tepat sasaran. Namun, Momota kembali menunjukkan kapabilitasnya sebagai peringkat satu dunia. Smes kerasnya beberapa kali tak bisa dihalau oleh Tommy. Alhasil, pebulu tangkis asal Jepang itu berhasil memasuki interval dengan keunggulan tujuh poin.
Setelah jeda, Tommy tampak mendapat angin segar. Penghuni peringkat 19 dunia itu mampu memotong keunggulan Momota dan mengejar sampai papan skor menunjukkan angka 8-13.
Sayangnya, Momota kembali mendapatkan momentumnya. Pria berusia 25 tahun itu mampu menyulitkan Tommy dengan pukulannya yang variatif, dan gerakan yang enerjik. Smes Momota juga sulit ditangani oleh Tommy.
ADVERTISEMENT
Dari situ, Momota berhasil unggul jauh dengan skor 19-9. Tommy berhasil memangkas jarak, tetapi gim pertama akhirnya dimenangi Momota dengan skor 21-12.
Tommy Sugiarto
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Tommy Sugiarto. Foto: ISAAC LAWRENCE / AFP
Memasuki gim kedua, Momota kembali meraih keunggulan dengan cepat. Namun, Tommy berhasil menunjukkan pengalamannya. Ia berhasil membawa Momota masuk ke tempo permainannya yang lebih pelan, dan kemudian sukses meraih keunggulan dengan skor 8-7.
Tommy kemudian memperlebar keunggulan menjadi 10-8. Namun, Momota berhasil mengejar, dan berbalik unggul saat memasuki interval.
Selepas interval, pertandingan kembali berlangsung dengan ketat. Tommy berhasil menyamakan skor menjadi 14-14.
Kendati begitu, Momota terlihat jelas ingin mengakhiri pertandingan lebih cepat. Tempo permainannya ditingkatkan, dan ia berhasil melaju untuk meraih keunggulan dengan skor 18-15.
ADVERTISEMENT
Menariknya, Tommy terlihat tak mau kalah. Keunggulan Momota itu ia hilangkan dan skor menjadi 18-18.
Sayangnya, di detik-detik krusial ini, Tommy membuat kesalahan, dan Momota berhasil meraih dua poin dengan cepat. Tommy mampu meraih satu poin lewat permainan net yang cantik. Namun sayang, backhand Momota tak bisa ia antisipasi dengan baik, dan tunggal putra satu-satunya Indonesia itu mesti kalah di gim kedua dengan skor 19-21.
Atas hasil ini, Indonesia tak mampu mengirimkan wakil ke final tunggal putra Denmark Open 2019. Kendati begitu, performa Tommy di sepanjang turnamen ini layak menjadi contoh buat junior-juniornya.
Sementara, Momota masih terlihat tak terkalahkan. Tunggal putra Jepang itu bakal berhadapan dengan pemenang dari laga antara Viktor Axelsen dan Chen Long—yang belum berlangsung hingga tulisan ini terbit—di partai final.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan