kumparan
30 Juni 2019 19:53

Diwarnai Crash Rossi, Vinales Segel Podium Puncak MotoGP Belanda

Maverick Vinales
Penampilan Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) di sesi latihan bebas GP Belanda 2019. Foto: Dok. Twitter @YamahaMotoGP
Sirkuit Assen yang menjadi venue MotoGP Belanda 2019 menjadi panggung yang membuktikan seperti apa kualitas Maverick Vinales. Tak meraih pole position, tak masalah.
ADVERTISEMENT
Si pebalap Monster Energy Yamaha mampu menutup seri kedelapan dengan podium puncak pada Minggu (30/6/2019). Bila posisi kedua menjadi milik Marc Marquez, Fabio Quartararo menutup raihan podium balapan kali ini.
Alex Rins yang memulai balapan di posisi ketiga langsung mencuri posisi terdepan di awal-awal balapan. Menariknya, posisi kedua juga menjadi milik Suzuki Ecstar. Yep, Joan Mir, si penggawa muda itu, yang mengekor tepat di belakang Rins.
Namun, kabar buruk langsung menghampiri Suzuki Ecstar saat balapan baru melakoni dua lap. Pasalnya, Rins justru terjatuh di Tikungan 9. Blessing in disguise bagi Mir, karena ini menjadi kesempatan emasnya untuk merebut posisi terdepan.
Masalahnya, tak cuma Mir yang mencuri kesempatan. Marquez langsung menunjukkan taringnya dan mengambil posisi kedua, menggeser Quartararo. Entah seperti apa rasanya membalap dengan dibayang-bayangi pebalap segila Marquez di belakangmu.
ADVERTISEMENT
Fabio Quartararo
Fabio Quartararo (Petronas Yamaha) mengikuti tes MotoGP di Circuit de Barcelona-Catalunya. Foto: Dok. MotoGP
Salah besar jika crash Rins menjadi satu-satunya di awal balapan. Pebalap sesenior Valentino Rossi juga mengalami crash di Tikungan 8. Itu bukan crash tunggal, tapi melibatkan Takaaki Nakagami.
Di momen ini, Rossi terlihat lebih dulu kehilangan keseimbangan. Motor yang kehilangan kendali itu justru menyambar Nakagami yang posisinya tepat di depan Rossi. Nakagami terlihat kesakitan dan cukup kesulitan untuk bangkit dari gravel. Setidaknya, pemandangan itulah yang terlihat kala Rossi menghampiri pebalap asal Jepang tadi.
Perubahan posisi terjadi saat balapan menginjak lap keenam. Tak ada lagi Mir yang memimpin balapan. Kali ini, Quartararo membuktikan bahwa pole position itu bukan raihan main-main. Ia sanggup merebut posisi pertama dengan--tentu saja--Marquez tetap ada di posisi kedua. Sementara, di posisi ketiga ada Maverick Vinales yang menempel ketat.
ADVERTISEMENT
Ajaibnya, posisi itu tak berubah hingga balapan menyisakan 13 lap. Sebenarnya, Marquez punya peluang untuk mengamankan posisi terdepan di awal-awal lap ke-13 tepat di Tikungan 1 dengan memanfaatkan manuver Quartararo yang agak goyah di kondisi berangin.
Namun, Quartararo membuktikan bahwa ia bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Dengan meyakinkan, ia kembali merebut posisi pertama dan meninggalkan Marquez di urutan kedua.
Sayangnya, posisi rebutan seluruh pebalap itu menjadi milik Vinales. Itu berarti, urutannya menjadi Vinales, Quartararo, dan Marquez. Di momen ini, perebutan posisi keempat adalah arena pertarungan milik para pebalap Ducati.
Marquez akhirnya berhasil menyalip Quartararo saat balapan menyisakan 10 lap lagi. The Baby Alien sebenarnya sempat mencicipi posisi pertama di lap berikutnya. Namun, Vinales juga enggan tunduk di hadapan keunggulan lawan. Hasilnya manis. Posisi pertama kembali diamankannya saat balapan menginjak lap ke-18.
ADVERTISEMENT
Meski terlempar dari posisi tiga besar sementara, Mir belum kandas. Buktinya, hingga balapan menyisakan enam lap, ia ada di posisi keempat mengungguli nama-nama senior, katakanlah, Andrea Dovizioso, Andrea Iannone, ataupun Danilo Petrucci. Agaknya, ini menjadi hari yang baik bagi para pebalap muda.
Tak ada perubahan di tiga posisi puncak hingga tiga lap akhir. Perubahan besar justru terjadi di papan tengah. Dovi mampu meningkatkan performa dan merebut posisi empat dari Mir. Sedangkan Mir sendiri terlempar di posisi enam, satu setrip di bawah Petrucci.
Kabar gembira bagi siapa pun yang 'bosan' dengan dominasi Marquez, Vinales sanggup menjaga jarak dan mengamankan urutan terdepan hingga akhir balapan. Yep, itu berarti podium dua cukuplah untuk Marquez kali ini. Sementara, podium ketiga menjadi milik si jagoan Prancis, Quartararo.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan