kumparan
20 Sep 2019 17:16 WIB

FP1 GP Singapura: Diwarnai Crash Bottas, Verstappen Jadi yang Tercepat

Max Verstappen sebelum mengikuti FP1 GP Singapura. Foto: Reuters/Tim Chong
Pebalap Red Bull, Max Verstappen, berhasil keluar sebagai yang tercepat dalam sesi latihan bebas satu (FP1) Grand Prix Formula 1 Singapura di Sirkuit Marina Bay, Jumat (20/9/2019) sore WIB.
ADVERTISEMENT
Verstappen mencatatkan waktu 1:40,259. Pebalap Belanda itu unggul 0,167 detik atas Sebastian Vettel dan 0,666 detik atas Lewis Hamilton.
Sesi ini sendiri diwarnai oleh kecelakaan yang dialami Valtteri Bottas dan rusaknya mobil Charles Leclerc. Jika Leclerc kemudian harus terjerembab di papan bawah, Bottas tetap mampu menorehkan waktu tercepat keempat.
***
Rangkaian balapan Grand Prix Singapura diawali oleh mengaspalnya duo Ferrari, Vettel dan Leclerc, yang mengendarai mobil hasil upgrade terbaru. Kedua pebalap ini pun sempat saling kejar selama beberapa menit.
Akan tetapi, duo Ferrari itu tidak bisa bersantai lama-lama. Beberapa saat kemudian Verstappen dan Bottas mulai masuk lintasan dan menciptakan kompetisi baru.
Perlahan, Leclerc dan Vettel mulai tergusur seiring dengan makin banyaknya mobil di lintasan. Memasuki sepertiga alias putaran ke-30, tampuk pimpinan diambil alih oleh duo Mercedes, Hamilton dan Bottas.
ADVERTISEMENT
Pada titik itu Hamilton memimpin, disusul Bottas dan Verstappen. Sementara, Leclerc anjlok ke urutan enam dan Vettel turun ke urutan sepuluh. Melihat situasi ini Vettel pun langsung terpacu lagi.
Di tengah-tengah persaingan antara Hamilton, Bottas, dan Verstappen, Vettel tiba-tiba menyodok ke atas. Sayangnya, hal itu tidak diikuti oleh Leclerc yang harus masuk pit karena mobilnya bermasalah.
Dengan demikian, persaingan memperebutkan waktu terbaik pun memiliki empat peserta. Namun, itu tidak bertahan lama karena Bottas kemudian mengalami kecelakaan. Mobilnya membentur tembok dan bendera merah dikibarkan.
Bottas menabrak tembok karena salah berhitung saat melahap tikungan. Dia pun harus mengakhiri sesi lebih cepat setelah mobilnya disingkirkan dari lintasan. "Sorry, guys," kata Bottas persis setelah benturan terjadi.
ADVERTISEMENT
Di saat nyaris bersamaan dengan kecelakaan Bottas itu, Ferrari mengumumkan bahwa mobil Leclerc mengalami masalah pada girboks-nya. Investigasi pun segera mereka lakukan untuk mencari solusi.
Dengan menghilangnya Bottas serta Leclerc dari peredaran, peta persaingan jadi yang tercepat pun tetap berkisar pada Vettel, Hamilton, dan Verstappen. Di akhir cerita, sesi ini menjadi milik Verstappen.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan