kumparan
13 September 2019 16:18

FP1 MotoGP San Marino: Quartararo Tercepat, Marquez Kedua

Fabio Qurtararo
Fabio Quartararo meraih podium ketiga di MotoGP Austria 2019. Foto: REUTERS/Lisi Niesner
MotoGP San Marino punya tuah buat Marc Marquez. Sejak membalap di kelas 125 cc, lalu kemudian Moto2, dan terakhir MotoGP, Marquez sudah mengoleksi lima kemenangan. Apakah Marquez otomatis bakal menang lagi kali ini? Well, tidak pasti begitu.
ADVERTISEMENT
Kalau bicara kelas MotoGP saja, Marquez baru mengoleksi dua kemenangan di San Marino, masing-masing pada 2015 dan 2017. Ia masih kalah dari Valentino Rossi, yang sudah mengoleksi tiga kemenangan (2008, 2009, dan 2014). Belum lagi melihat apa yang terjadi pada Marquez belakangan ini.
Dalam dua seri balapan terakhir, di Austria dan Inggris, Marquez harus puas finis sebagai runner-up. Apesnya, pada dua balapan tersebut, ia disalip dua pebalap berbeda di tikungan terakhir --Andrea Dovizioso di Austria dan Alex Rins di Inggris.
Pada latihan bebas perdana MotoGP San Marino, Jumat (13/9/2019) sore WIB, Marquez langsung on fire. Ketika mayoritas pebalap masih mencoba berbagai settingan motor, ia justru menggeber gas kencang-kencang. Alhasil, ia mendapatkan catatan bagus di awal.
ADVERTISEMENT
Namun, Marquez mendapatkan ancaman. Fabio Quartararo namanya. Pebalap asal Prancis itu pada akhirnya menjadi pebalap tercepat dengan torehan 1:33,153 detik, unggul 0,376 detik atas Marquez yang akhirnya harus puas berada di posisi kedua.
Tentu saja ini menjadi alarm buat Marquez. Pasalnya, Quartararo sudah menunjukkan betapa menjanjikannya dia sejak sesi tes di Sirkuit Misano pada pengujung Agustus silam. Ia mengaku bahwa timnya, Petronas Yamaha SRT, telah menemukan set-up motor yang pas.
Sementara itu, pebalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, berada di posisi ketiga. Ia menorehkan catatan waktu 1:33,599 detik. Namun, seluruh perhatian justru tertuju pada rekan setim Vinales, Valentino Rossi.
Pada latihan bebas hari ini, Rossi menjajal beberapa komponen baru, di antaranya swingarm karbon anyar plus exhaust ganda baru dan sebuah penutup disk rem bagian depan. Pertanda Yamaha tengah mengusahakan sesuatu untuk pebalap berusia 40 tahun ini?
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan