kumparan
6 November 2018 15:03

Kalah dari Goh/Tan, Berry/Hardianto Juga Angkat Kaki Lebih Awal

Berry Angriawan dan Hardianto di Blibli Indonesian Open 2018, Istora Senayan, Jakarta (Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan)
Menyusul kekalahan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Berry Angriawan/Hardianto juga keok di babak pertama Fuzhou China Terbuka 2018 BWF World Tour Super 750, Selasa (6/11/2018).
ADVERTISEMENT
Bertanding di Haixia Olympic Sports Center, Berry/Hardianto kalah dari wakil Malaysia, Goh V Shem/Tan Wee Kiong, dua gim langsung dengan skor 20-22 dan 18-21.
Di atas kertas, Berry/Hardianto yang duduk di peringkat 18 dunia memang berada di bawah Goh/Tan --ganda putra nomor 13 dunia. Namun, di gim pertama ini Berry/Hardianto mampu mengimbangi sang lawan.
Keduanya unggul lebih dulu 2-0 di menit pertama, bahkan saat Goh/Tan mencuri satu angka dan skor berubah 2-1, Berry/Hardianto tak tanggung-tanggung menambah skornya hingga 7-1.
Utamanya, lewat menekan dengan serangan ditambah beberapa poin tambahan buah kesalahan Goh/Tan. Akan tetapi, keunggulan tidak bertahan lama. Goh/Tan balas bermain menyerang, hingga shuttlecock Berry/Hardianto beberapa kali tersangkut dan kini skor disamakan 8-8.
ADVERTISEMENT
Masih ketat di skor 10-10, satu pukulan lawan yang terlalu jauh keluar lapangan membuat Berry/Hardianto unggul tipis 11-10 di interval gim. Setelah jeda, Berry/Hardianto kembali mendapat angka cuma-cuma dari Goh/Tan.
Berry Angriawan dan Hardianto di Blibli Indonesian Open 2018, Istora Senayan, Jakarta (Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan)
Skor 12-10 sayangnya disamakan menjadi 12-12. Sejak itu, Berry/Hardianto dan Goh/Tan bergantian menyerang. Skor kedua ganda pun ketat dan selalu imbang hingga 19-19.
Lalu, Berry/Hardianto mampu lebih dulu menyegel game point 20-19. Lagi-lagi, Goh/Tan yang mendapat angka berikutnya, sekaligus menciptakan deuce 20-20. Sayangnya, kesalahan Berry/Hardianto membuat mereka tertinggal 20-21, dan satu smes keras lawan yang gagal diamankan membuat gim pertama berakhir 20-22.
Tertinggal di gim pertamanya, Berry/Hardianto mencoba mencuri momentum di gim kedua Fuzhou China Terbuka 2018. Peluang dibuktikan mereka di menit awal, meski skor masih kerap menciptakan angka kembar.
ADVERTISEMENT
Lebih dulu tertinggal 0-1, Berry/Hardianto menyamakan menjadi 1-1, 2-2, 3-3, hingga 5-5. Keduanya lantas bisa balik unggul 10-6 dengan smes-smes keras mereka. Namun, Goh/Tan tak membiarkan Berry/Hardianto bernapas lega di interval.
Di pertemuan ketiga kedua ganda ini, Goh/Tan lebih tenang dalam mengatur pola mainnya. Dari skor 10-6, keunggulan Berry/Hardianto perlahan hilang hingga kedudukan berubah imbang 10-10. Kesalahan sendiri menjadi salah satu sebab hilangnya keunggulan itu.
Goh/Tan pun memaksa Berry/Hardianto tertinggal 10-11 di interval, dan papan skor wakil Indonesia ini terus tertinggal tipis dari 12-13 hingga 13-14. Saat itu, Berry/Hardianto kembali ditekan.
Mereka tertinggal 13-17 dan harus merelakan Goh/Tan menyegel match point di angka 20-17. Terburu-buru, Goh/Tan membuang satu angka dan skor berubah 20-18 bagi Berry/Hardianto yang kini tertinggal dua poin.
ADVERTISEMENT
Kemudian, sambaran tiba-tiba Goh V Shem di depan net menjadi akhir dari pertandingan di gim kedua. Berry/Hardianto gagal mengembalikan serangan cepat itu dan dipastikan tertinggal 18-21.
Berry/Hardianto pun kalah dua gim dengan skor 20-22 dan 18-21 dari Goh/Tan dalam pertandingan selama 38 menit. Kalahnya Berry/Hardianto dan Fajar/Rian gagal membuka kuncian satu wakil di semifinal.
Dengan hasil drawing, kedua ganda sejatinya bisa bertemu di perempat final jika melewati dua rintangan di babak pertama dan kedua. Sayang, skenario itu tidak terjadi di Fuzhou China Terbuka 2018.
Sementara kekalahan Berry/Hardianto dari Goh/Tan membuat sang rival kini unggul 2-1 dari tiga pertemuan. Teranyar, di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia, Berry/Hardianto juga keok dua gim langsung.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan