kumparan
7 Juli 2018 15:08

Kalahkan Hafiz/Gloria, Owi/Butet Melenggang ke Final Indonesia Open

Pebulu tangkis Indonesia Tontowi Ahmad dan Lilyana Natsir pada Turnamen Bulu Tangkis Blibli Indonesian Open 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (3/7). (Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan)
Pasangan ganda campuran andalan Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, meraih tiket ke final Indonesia Open 2018 usai mengalahkan pasangan Indonesia lainnya, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, di babak semifinal.
ADVERTISEMENT
Bertanding di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (7/7/2018), Owi/Butet -- sapaan akrab Tontowi/Liliyana -- mengandaskan perlawanan Hafiz/Gloria dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-8. Owi/Butet tinggal menunggu pemenang antara Zheng Siwei/Huang Yaqiong dan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying sebagai lawannya di final.
Owi/Butet langsung menunjukkan kematangan dalam bermain sejak awal laga. Mereka tak terlalu mengincar smes keras sebagai cara mendulang poin, tapi mengandalkan penempatan shuttlecock untuk membuat Hafiz/Gloria kerepotan dan melakukan kesalahan sendiri.
Banyaknya kesalahan sendiri dari Hafiz/Gloria, membuat Owi/Butet dengan mudah mendapatkan poin. Tanpa kesulitan berarti, skor sudah menjauh menjadi 10-5. Kegagalan Hafiz dalam mengembalikan shuttlecock di depan net membikin interval pertama untuk keunggulan Owi/Butet 11-8.
Interval kedua gim pertama dimulai dengan dua kesalahan dari Hafiz dan Gloria yang membuat keunggulan Owi/Butet bertambah menjadi 13-9. Tidak tenangnya Hafiz/Gloria terus berlanjut, kegagalan mereka dalam meladeni permainan net Owi/Butet menjauhkan skor menjadi 17-11.
ADVERTISEMENT
Pebulu tangkis Indonesia Hafiz Faizal dan Gloria Emanuelle Widjaja pada Turnamen Bulu Tangkis Blibli Indonesian Open 2018 di Istora Senayan. (Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan)
Perlawanan sempat ditunjukkan Hafiz/Gloria seiring mulai tajamnya pukulan mereka. Jarak poin pun mengecil menjadi 19-18. Namun, kesalahan sendiri di poin-poin kritis membuyarkan momentum kebangkitan ini dan mereka pun menyerah dengan skor 18-21 di gim pertama.
Tempo cepat tersaji di awal gim kedua, tapi tiga kegagalan menyeberangkan shuttlecock membuat Hafiz/Gloria tertinggal 0-3. Tensi permainan sebetulnya kian tinggi dengan terjadinya reli-reli panjang, tapi lagi-lagi kesalahan sendiri membuat Hafiz/Gloria tertinggal 4-11 di interval pertama.
Tak ada perlawanan berarti yang diberikan Hafiz/Gloria di interval kedua. Semakin panasnya permainan Owi/Butet membuat mereka mudah mengakhiri gim kedua dengan kemenangan 21-8.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan