kumparan
20 Januari 2020 20:32

Mengapa Jumlah Crash Marc Marquez Berkurang Drastis di MotoGP 2019?

Marc Marquez
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez. Foto: JOSE JORDAN / STR / AFP
Prestasi Marc Marquez di MotoGP 2019 bukan hanya meraih gelar juara dunia. Pebalap Repsol Honda itu pun berhasil mengurangi secara drastis jumlah crash yang dialami sepanjang gelaran musim lalu.
ADVERTISEMENT
Marquez total terjatuh sebanyak 14 kali di 2019. Sebagai perbandingan, jumlah tersebut sangat berkurang signifikan dari musim 2018 di mana The Baby Alien mengalami crash 23 kali.
Rider asal Spanyol itu mengaku bahwa dirinya menyadari betul bahwa jumlah crash yang dialami per musim memang cukup tinggi. Oleh karena itu, sejak memasuki musim 2018, Marquez punya misi mereduksi jumlah terjatuhnya.
Marc Marquez
Marc Marquez saat mengalami crash di FP1 MotoGP Thailand 2019. Foto: Twitter: Marc Marquez
"Saya sudah merencanakan untuk mereduksi jumlah jatuh saya per musim sejak akhir 2017. Karena sebelumnya, saya merasa bisa terjatuh lebih dari 30 kali setiap musim. Saat masuk musim 2019, saya punya tujuan untuk lebih mengurangi crash," kata Marquez seperti dilansir Speedweek.
Salah satu kunci sukses Marquez mengurangi jumlah terjatuh adalah mengubah gaya membalap. Ia tak lagi sembrono dan lebih dewasa dalam mengambil keputusan, khususnya saat melintas di tikungan.
ADVERTISEMENT
"Tujuan saya berhasil karena saya mengubah gaya balapan. Sekarang saya mampu mengurangi risiko ketika masuk ke tikungan dan menggunakan kekuatan ekstra ketika keluar tikungan," jelas pemilik enam gelar juara dunia MotoGP itu.
Valentino Rossi dan Marc Marquez
Momen insiden Marc Marquez dan Valentino Rossi pada MotoGP Argentina 2018 Foto: twitter/motogp
Akan tetapi, Marquez menilai aspek lain yang dapat membantunya mengurangi jumlah crash di musim-musim mendatang adalah pengembangan motor pada bagian pengereman.
"Tapi, saya tak bisa menyembunyikan fakta bahwa kami harus mengambil langkah pengembangan di area ini (pengereman). Memang betul jumlah crash saya berkurang, tapi berapa kali saya berusaha menyelamatkan diri agar tak terjatuh?" ujar Marquez.
"Jadi, saya pikir masih banyak hal yang harus kami lakukan. Karena di bagian pengereman, masih ada situasi yang riskan bagi kami, terutama soal beban untuk roda depan," pungkasnya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan