Bola & Sports
·
5 April 2021 6:12

MotoGP Doha: Start Ke-21 & Finis Ke-16, Rossi Klaim Ada Peningkatan

Konten ini diproduksi oleh kumparan
MotoGP Doha: Start Ke-21 & Finis Ke-16, Rossi Klaim Ada Peningkatan (96338)
Pembalap Italia Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, berkendara saat pemanasan menjelang Grand Prix Moto GP Doha di Sirkuit Internasional Losail. Foto: Karim Jaafar/AFP
Valentino Rossi hampir meraih poin dalam balapan MotoGP Doha 2021, Senin (5/4) dini hari WIB. Mengawali lomba dari urutan 21, The Doctor cuma bisa finis di posisi 16.
ADVERTISEMENT
Sejak sesi latihan bebas dan kualifikasi, Rossi memang tidak bisa tampil maksimal. Ia mengaku sangat menderita karena masalah pada ban dan cengkeraman.
Meski begitu, Rossi tetap melihat sisi baik dari performanya ini. Menurutnya, hasil balapannya di MotoGP Doha adalah peningkatan dari nasib buruk di sesi latihan bebas dan kualifikasi.
"Kami menemukan cara agar saya membalap dengan lebih baik. Jadi, saya berharap banyak dari sejak awal balapan dari belakang. Pada akhirnya, saya lebih cepat dari pekan sebelumnya, tetapi pebalap lain menjadi lebih kuat dan itu tidak cukup," tuturnya, dikutip dari MotoGP.com.
MotoGP Doha: Start Ke-21 & Finis Ke-16, Rossi Klaim Ada Peningkatan (96339)
Valentino Rossi di TIm Petronas Yamaha Sepang Racing Team. Foto: dok. Petronas Sepang Racing Team
"Saya pikir kami bisa berada di grup depan, tetapi tidak cukup. Dan juga, kalau Anda memulai balapan dari belakang itu sulit karena semua pebalap dan semua motor [di depan] lebih kuat. Kami perlu belajar dari ini dan memperbaikinya," lanjutnya.
ADVERTISEMENT
Selain itu, Valentino Rossi juga berharap bisa memperbaiki performanya di sirkuit lain. Pebalap Italia itu menekankan, trek Sirkuit Losail memang membuatnya kesulitan mengakali umur ban.
Sebagai informasi, Rossi tampil lebih baik di balapan pembuka MotoGP Qatar pekan sebelumnya. Start dari posisi empat, ia mengakhiri lomba di urutan 12.
Secara keseluruhan dari dua balapan pertama MotoGP musim 2021, Rossi dan Franco Morbidelli menjadi pebalap bermesin Yamaha terburuk. Pebalap 42 tahun itu bersama muridnya baru mengumpulkan empat poin di klasemen sementara.
***