Bola & Sports
·
4 April 2021 6:03

MotoGP Doha: Start Nomor 21, Valentino Rossi Beberkan Masalahnya

Konten ini diproduksi oleh kumparan
MotoGP Doha: Start Nomor 21, Valentino Rossi Beberkan Masalahnya (5151)
Valentino Rossi di TIm Petronas Yamaha Sepang Racing Team. Foto: dok. Petronas Sepang Racing Team
Valentino Rossi menjadi pesakitan karena harus start balapan dari urutan ke-21 pada balapan MotoGP Doha 2021 di Sirkuit Losail, Qatar. Kenapa hal ini bisa menimpa The Doctor?
ADVERTISEMENT
Sejatinya, Rossi memang sudah merasakan ketidaknyamanan pada motornya. Ada sejumlah masalah yang mendera, tetapi faktor ban adalah yang paling parah.
Kali ini, Rossi menekankan bahwa sumber masalah yang membikin performanya anjlok adalah masalah ban. VR46 tidak merasakan cengkeraman yang enak, terutama pada ban belakang, sehingga menghambat akselerasinya.
"Saya memiliki banyak masalah dengan ban belakang [soft] tetapi di FP3 dengan ban hard ada banyak angin dan pasir di trek, kondisi yang sangat berbeda dan waktu putaran saya sama [dengan pembalap lain]," katanya, dikutip dari Crash.net.
MotoGP Doha: Start Nomor 21, Valentino Rossi Beberkan Masalahnya (5152)
Valentino Rossi di TIm Petronas Yamaha Sepang Racing Team. Foto: dok. Petronas Sepang Racing Team
"Namun, saat saya pasang soft, entah mengapa saya terlalu stres di bagian belakang dan setelah saya tidak mendorong karena saya juga banyak getaran. Sepertinya ban menjadi terlalu panas dan saya kurang cepat," lanjutnya.
ADVERTISEMENT
Valentino Rossi menekankan bahwa dirinya tidak pernah merasa cukup cepat selama sesi kualifikasi, meski dengan ban baru sekalipun. Selain itu, sang juara dunia 9 kali Kejuaraan Dunia MotoGP juga mengatakan bahwa kondisi trek Losail adalah tantangan lain.
"Qatar selalu seperti ini. Dalam beberapa tahun terakhir, Anda mencoba banyak kombinasi ban yang berbeda, tetapi pada akhirnya untuk balapan semua orang pakai soft. Namun, bannya sama untuk semua orang, jadi jika orang lain bisa menggunakannya, kami harusnya juga," ungkap Rossi.
"Untuk besok (Senin, 5/4, dini hari WIB) akan sulit karena saya memulai dari belakang, tetapi terutama saya memiliki banyak masalah dengan kecepatan, saya tidak cukup cepat. Jadi saya perlu mencoba dan tetap dengan sekelompok pebalap di depan," tambahnya.
ADVERTISEMENT
Pada masa jayanya, Valentino Rossi dikenal sebagai pebalap yang bisa naik podium bahkan memenangi lomba, walau tidak start dari urutan terdepan. Sekarang, apakah pebalap 42 tahun itu masih bisa mengeluarkan maginya?
****