kumparan
21 Januari 2020 17:14

MotoGP: Lepas Status Kakak-Adik, Alex Anggap Marc Marquez Rivalnya

Alex Marquez
Alex Marquez merayakan gelar juara dunia Moto2 2019. Foto: Twitter: Alex Marquez
Marc Marquez berjanji akan tetap profesional meski kini adik kandungnya, Alex Marquez, menjadi rekan satu tim di Repsol Honda. Di atas lintasan MotoGP 2020 nanti, Marquez dan Alex akan bersaing tanpa membawa embel-embel ikatan darah.
ADVERTISEMENT
Honda memilih Alex untuk menggantikan tempat Jorge Lorenzo yang memutuskan pensiun di akhir musim lalu. Itu jadi pilihan yang tepat mengingat status Alex sebagai kampiun Moto2 2019.
Hadirnya Alex ke tim pabrikan asal Jepang ini semakin memperkuat komposisi pebalap. Bukan tanpa pasal, Marquez selalu merajai gelaran balap motor paling bergengsi di dunia ini selama empat musim terakhir.
Alex Marquez
Alex Marquez bersama kakaknya, Marc Marquez. Foto: Twitter: Alex Marquez
"Alex adalah rookie dan harus belajar. Lawan pertama selalu rekan satu tim sendiri, tak ada yang berubah. Kami bersaudara, kami menolong satu sama lain, tapi kami adalah rival," kata Marquez dilansir Speedweek.
"Kami memisahkan hubungan keluarga di atas lintasan balapan nanti. Kami melihat tidak ada masalah dengan itu. Persiapan dia akan berbeda musim ini karena cedera bahu," timpal Alex.
ADVERTISEMENT
Alex tak menampik menjadi rekan satu tim Marquez adalah kebanggan luar biasa, tapi fokusnya pada musim perdana di balapan kelas utama adalah beradaptasi secepat mungkin dengan motor RC123V milik Honda.
Marc Marquez
Alex Marquez (kiri, kostum putih-biru) dan Marc Marquez (kanan, kostum putih-oranye). Foto: JOSE JORDAN / AFP
Belum banyak waktu yang dihabiskan pebalap 23 tahun tersebut untuk mengenal dan menyesuaikan gaya balapan dengan motor MotoGP. Alex dan Marquez bahkan baru akan menjajal motor untuk 2020 pada tes pra-musim di Sirkuit Sepang, Malaysia, 7-9 Februari mendatang.
"Perubahan (ke MotoGP) sangat besar, tapi motivasi saya tetap sama. Saya baru tiga hari mencoba motor MotoGP dan belum menggunakan motor untuk 2020. Masih banyak harus kami lakukan sampai di Malaysia nanti untuk mengetahui di mana kemampuan kami," jelas Alex.
ADVERTISEMENT
"Saya mencoba realistis dan tak akan komplain dengan motor yang ada. Pertama yang harus saya lakukan adalah mendorong saya sampai batas kemampuan dan berusaha beradaptasi dengan motor secepatnya," pungkasnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan