Pebulu Tangkis RI di Malaysia Batal Nyoblos, Ini Harapan untuk Presiden Terpilih

12 Februari 2024 9:45 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pebulu tangkis RI di Malaysia batal mencoblos Pemilu 2024 karena warga membludak di Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) di World Trade Center, Jalan Tun Ismail, Chow Kit, Kuala Lumpur, pada 11 Februari. Foto: PBSI
zoom-in-whitePerbesar
Pebulu tangkis RI di Malaysia batal mencoblos Pemilu 2024 karena warga membludak di Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) di World Trade Center, Jalan Tun Ismail, Chow Kit, Kuala Lumpur, pada 11 Februari. Foto: PBSI
ADVERTISEMENT
Para pebulu tangkis Indonesia yang sedang di Malaysia untuk mengikuti Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia (BATC) 2024 batal menggunakan hak suara untuk Pemilu 2024. Walau gagal nyoblos, mereka sangat berharap presiden yang terpilih bisa menaruh perhatian lebih besar pada pembinaan prestasi olahraga.
ADVERTISEMENT
BATC akan berlangsung di Setia City Convention Centre, Selangor, selama 13-18 Februari 2024. Usai berlatih di sana pada Minggu (11/2) pagi; pemain, pelatih, dan ofisial berangkat ke Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) di World Trade Center, Jalan Tun Ismail, Chow Kit, Kuala Lumpur, untuk nyoblos.
Namun setelah menunggu lama dan meminta bantuan KBRI agar bisa mencoblos, tim bulu tangkis Indonesia batal menggunakan hak suara. Mereka memaklumi karena situasi di TPSLN penuh sesak dengan WNI yang sangat antusias untuk mencoblos. Suasananya begitu padat dan berdesak-desakan.
Atas kondisi tersebut dan juga karena ada jadwal latihan penting di arena pertandingan pada sore harinya, Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky, memutuskan seluruh tim lebih baik batal nyoblos dan kembali ke hotel. Keputusan ini diambil setelah Rionny berdiskusi dengan pemain, pelatih, dan tim pendukung.
Pebulu tangkis RI di Malaysia batal mencoblos Pemilu 2024 karena warga membludak di Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) di World Trade Center, Jalan Tun Ismail, Chow Kit, Kuala Lumpur, pada 11 Februari. Foto: PBSI
"Setelah sabar menunggu, rasanya kondisinya tidak memungkinkan. Di pintu masuk WTC penuh sesak dengan WNI yang begitu antusias mau mencoblos," tutur Rionny dalam keterangan resmi.
ADVERTISEMENT
"Meski sudah meminta bantuan KBRI, kami yang sudah menunggu lama di luar belum juga ada kesempatan bisa masuk ke WTC untuk menggunakan hak pilih. Apalagi sorenya ada latihan perdana di main hall. Akhirnya kami putuskan untuk kembali ke hotel dan batal mencoblos," tambahnya.
Sementara, Chico Aura Dwi Wardoyo begitu antusias dan bersemangat untuk mengikuti Pemilu 2024. Namun apa daya, keinginan pemain tunggal putra itu harus dipendam.
"Saya sebenarnya sangat antusias untuk ikut mencoblos di Pemilu tahun ini. Cuma memang kondisinya tidak memungkinkan. Meskipun demikian, saya sangat berharap presiden yang menang nanti mau dan lebih memperhatikan prestasi olahraga Indonesia, terutama cabang bulutangkis," tutur Chico.
Pebulu tangkis RI di Malaysia batal mencoblos Pemilu 2024 karena warga membludak di Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) di World Trade Center, Jalan Tun Ismail, Chow Kit, Kuala Lumpur, pada 11 Februari. Foto: PBSI
Di sisi lain, Leo Rolly Carnando juga sangat berharap kepada presiden yang akan terpilih dalam Pemilu 2024. Sambil merahasiakan pilihannya, pemain ganda ini menyebut siapa pun presiden yang terpilih semoga bisa lebih menaruh perhatikan kepada dunia olahraga, khususnya bulu tangkis.
ADVERTISEMENT
"Harapan saya semoga presiden yang dipilih rakyat dalam Pemilu ini bisa lebih menaruh perhatian kepada prestasi olahraga, khususnya kepada cabang bulu tangkis," kata Leo.
"Semoga presiden yang terpilih nanti mau menurunkan pajak penghasilan kami para pebulu tangkis," lanjutnya.
Pebulu tangkis RI di Malaysia batal mencoblos Pemilu 2024 karena warga membludak di Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) di World Trade Center, Jalan Tun Ismail, Chow Kit, Kuala Lumpur, pada 11 Februari. Foto: PBSI
Suara senada datang dari Ribka Sugiarto. Pemain ganda putri ini sangat berharap siapa pun presiden yang kelak mendapat mandat dari rakyat, bisa lebih memperhatikan pembinaan olahraga di Indonesia.
"Harapan saya, seperti harapan teman-teman yang lain, semoga presiden yang menang dalam Pemilu 2024 ini bisa lebih memperhatikan pembinaan olahraga, terutama bulu tangkis," ujar Ribka.