kumparan
24 Mei 2019 14:22

Praveen/Melati Antarkan Indonesia ke Semifinal Piala Sudirman 2019

Piala Sudirman 2019, Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti
Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Praveen Jordan (kiri) dan Melati Daeva Oktavianti (kanan) mengembalikan kok pada babak penyisihan grup 1B Piala Sudirman 2019 di Guangxi Sports Center Gymnasium, Nanning, China, Minggu (19/5). Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Indonesia memastikan diri lolos ke babak semifinal Piala Sudirman 2019. Ganda campuran, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, memastikan tiket tersebut usai mengalahkan wakil Taiwan, Wang Chi-Lin/Hsieh Pei Shan.
ADVERTISEMENT
Jumat (24/5/2019), Praveen/Melati menang dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 21-15. Atas kemenangan itu, Indonesia unggul 3-2 atas Taiwan. Di babak semifinal nanti, Indonesia akan menantang Jepang yang di babak perempat lainnya menyingkirkan Malaysia dengan skor telak 3-0.
Pertandingan penentuan ini diawali Praveen/Melati dengan banyak melakukan kesalahan sendiri yang membikin mereka tertinggal 2-4, lalu 3-5. Formasi Melati di depan dan Praveen sebagai tukang smes di bidang belakang, sempat membuat skor imbang 5-5, sebelum kembali tertinggal 5-6.
Namun, pertahanan kokoh Wang/Hsieh membuat serangan bertubi-tubi Praveen/Melati kerap mental. Lewat mode bertahan yang menjadi serangan inilah, pasangan Tawian menjauhkan keunggulan 9-6.
Merespons pertahanan rapat lawan, Praveen/Melati tak lagi memaksakan smes sebagai serangan utama. Reli-reli panjang lantas disuguhkan untuk membuat Wang/Hsieh banyak melakukan eror. Strategi Praveen/Melati berbuah manis, mereka menutup interval gim pertama dengan berbalik unggul 11-10.
ADVERTISEMENT
Momentum kebangkitan mampu dijaga Praveen/Melati selepas interval yang diawali dengan menjauhkan skor menjadi 13-11, lalu 14-11 lewat smes di depan net Praveen. Smes Praveen jugalah yang menjaga keunggulan Indonesia lewat kedudukan 15-12.
Laga memang berjalan ketat setelahnya, Wang/Hsieh selalu mampu menjaga jarak dengan menipiskan skor menjadi 13-15, lalu 15-17. Tapi, Praveen/Melati yang kembali menghadirkan permainan reli-reli panjang, sanggup membuat game point 20-16, lantas merebut gim pertama dengan kemenangan 21-17.
Praveen/Melati
Debut Praveen/Melati di Piala Sudirman 2019. Foto: Dok. PBSI
Tak seperti di gim pertama, Praveen/Melati langsung tancap gas di awal gim kedua. Praveen yang mengambil posisi di bidang belakang berperan sebagai hulu serangan jauh. Sementara, Melati menyasar area depan net. Formasi ini tak berujung buntung. Keunggulan 4-1 atas Wang/Hsieh menjadi bukti.
ADVERTISEMENT
Akan tetapi, Wang/Hsieh tak tinggal diam. Lewat pertahanan rapat yang jadi andalan, mereka sanggup mengejar ketertinggalan dari 2-4 ke 3-4, hingga menyamakan skor menjadi 6-6.
Meski begitu, Praveen/Melati tak kehabisan akal untuk membongkar pertahanan ganda Taiwan. Ibarat pemantul, Melati bertugas memancing lawan lewat pengembalian tanggung. Setelahnya, giliran Praveen yang menyambar via smes. Model permainan ini bertaji, mengantarkan Praveen/Melati unggul 11-6 di interval.
Permainan cepat menjadi pilihan yang diambil Praveen/Melati usai interval. Lawannya itu bahkan sempat tertinggal 9-17.
Hebatnya, Wang/Hsieh belum juga kandas berhadapan dengan keunggulan berjarak seperti itu. Buktinya, mereka sempat memangkas jarak menjadi 14-18.
Sadar bahwa lawannya memiliki potensi comeback, Praveen/Melati mencoba bermain lebih tenang, tanpa terburu-buru menutup serangan. Hasilnya mujarab. Berangkat dari kedudukan 19-15, mereka mengonversi match point 20-15 menjadi kemenangan 21-15.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan