Bola & Sports
·
5 Mei 2021 20:02

Rencana Nekat untuk Saingi UFC: Bikin Duel MMA di Luar Angkasa

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Rencana Nekat untuk Saingi UFC: Bikin Duel MMA di Luar Angkasa (210475)
Ilustrasi ring andalan UFC, Octagon. Foto: Wikimedia Commons
Seorang produser veteran bernama Andrea Iervolino punya rencana nekat untuk meramaikan dunia MMA. Dia ingin membuat acara TV lengkap dengan duel MMA di luar angkasa bertajuk 'Galactic Combat'.
ADVERTISEMENT
Pemilik perusahaan Space 11 itu ingin membuat acara TV yang melibatkan 40 petarung MMA. Para atlet bela diri itu akan mengikuti sebuah turnamen eliminasi di Bumi hingga tersisa cuma delapan petarung saja.
Delapan petarung yang tersisa itu akan dikirim ke luar angkasa dan akan berduel di dalam sebuah kapsul spesial di kondisi gravitasi nol. Para petarung itu akan melakoni duel final selama 90 menit di luar angkasa.
Iervolino mengatakan bahwa ini adalah rencana dia untuk menghadirkan saingan bagi UFC. Ia berharap bisa menyaingi kesuksesan UFC yang menghasilkan profit miliaran USD.
"Kalau kita melihat UFC, mereka punya kelompok fans yang sangat banyak kata Iervolino, dikutip dari RT News.
"Target saya dengan format baru ini adalah saya tidak ingin kehilangan fans UFC, kami perlu menggaet mereka dan seluruh dunia MMA. Tetapi tujuan utama adalah membuat konsep bertarung di situasi gravitasi nol semakin luas," tambahnya.
Rencana Nekat untuk Saingi UFC: Bikin Duel MMA di Luar Angkasa (210476)
Suasana pertandingan UFC di Madison Square Garden, New York, Amerika Serikat. Foto: REUTERS/Joshua Roberts
Bertarung di kondisi gravitasi nol tentu sangat menarik. Para atlet ditantang untuk bisa mengalahkan lawan dengan cara baru yang berbeda saat mereka beraksi di atas ring di Bumi.
ADVERTISEMENT
"Ketika orang mencoba memukul di kondisi gravitasi nol, orang lainnya akan terbang melayang terkena pukulan itu," kata Iervolino.
"Artinya, akan ada cara yang sangat berbeda untuk memukul orang dan harus ada latihan lain," sambung dia.
Rencana ini sendiri boleh dibilang agak nekat. Namun, Iervolino merasa pede bisa membuatnya menjadi kenyataan. Apalagi, ia didukung tim mumpuni eks ahli di perusahaan SpaceX di belakangnya.
"Hal ini sangat bisa dilakukan. Membuat dua orang bertarung di dalam roket yang mengorbit Bumi itu mudah," pungkasnya.