kumparan
19 Feb 2019 19:53 WIB

SF90 di Mata Sebastian Vettel: Nyaris Sempurna

Sebastian Vettel mengikuti tes pramusim di Barcelona (18/2/2019). Foto: LLUIS GENE / AFP
Sebastian Vettel melakukan 169 putaran bersama mobil terbaru Scuderia Ferrari, SF90, pada hari pertama tes pramusim di Barcelona, Senin (18/2/2019). Setelah dua kali melahap sesi tes, Vettel mengaku puas terhadap performa SF90 yang dijajalnya selamaa 72 lap di pagi hari dan 97 lap di sore harinya.
ADVERTISEMENT
Melaju tanpa masalah, SF90 nomor 5 miliknya pun mengantarkan Vettel finis di posisi terdepan pada tes hari pertama. Catatan lap tercepatnya adalah 1 menit 18,161 detik yang ditorehkan sebelum istirahat makan siang.
"Kesan pertama dari tes hari pertama adalah mobil sangat bagus. Kami tidak berharap lebih karena mobil sungguh bekerja dengan baik dan tidak ada kendala yang menyulitkan kami," begitu keterangan Vettel di laman resmi Ferrari.
"Kami menyelesaikan program sesuai harapan. Saya datang tanpa ekspektasi dan sudah tidak balapan selama beberapa bulan, tapi bisa dibilang saya bisa tidur nyenyak," imbuhnya puas.
Adapun, dilansir laman resmi F1, catatan terbaik Vettel didapat ketika menggunakan ban Pirelli C3 kompon medium. Ban tersebut membuatnya 0,397 detik lebih cepat dari catatan terbaik Carlos Sainz (McLaren) di posisi dua.
ADVERTISEMENT
"Memang terlalu dini untuk menyimpulkan dari hari pertama, bahkan beberapa minggu ke depan. Namun, saat ini, saya ingin memberikan pujian kepada semua orang di tim karena bisa mengatasi regulasi baru," ujar Vettel.
"Apa yang tim coba di hari pertama, jumlah lap yang kami lakukan dan bagaimana mereka mengatur mobil, nyaris mendekati sempurna. Sangat baik karena saya tidak mengalami masalah," katanya.
Pada hari kedua tes pada Selasa (19/2), Vettel menyerahkan tugas menguji SF90 Ferrari kepada rekan setim anyarnya, Charles Leclerc. Vettel akan kembali meluncur bersama SF90 pada tes hari ketiga, Rabu (21/2).
Vettel sendiri terakhir mengecap kesuksesan sebagai juara dunia pada 2013. Sejak itu, Mercedes mendominasi F1 lewat penampilan mentereng Lewis Hamilton. Di peta persaingan konstruktor, Ferrari malah sudah sejak 2008 tak bisa menjadi yang terbaik. Apakah SF90 adalah jawaban?
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan