kumparan
4 Desember 2019 9:40

Usai Raih Emas SEA Games 2019, Deni Kian Pede Lolos ke Olimpiade 2020

PTR, Lifter Indonesia Deni, Medali Emas
Ekspresi lifter Indonesia Deni dalam pertandingan Angkat Besi 67Kg Putra SEA Games ke-30 di Stadion RSMC Nino Aquino, Manila, Filipina, Selasa (3/12). Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana
Lifter putra Indonesia, Deni, semakin percaya diri bisa lolos ke Olimpiade Tokyo 2020 usai meraih emas SEA Games 2019 di cabor angkat besi kelas 67 kg, Selasa (3/12/2019).
ADVERTISEMENT
Bertanding di Ninoy Aquino Memorial Stadium, Deni berhasil menorehkan total angkatan sebesar 315 kg. Ia unggul atas lifter Vietnam, Hoang Dinh Xuan, yang membukukan angkatan 308 kg.
Raihan total itu didapatkan Deni dari angkatan snatch 143 kg serta clean and jerk 172 kg. Ia mengaku puas dengan torehannya tersebut, mengingat ada peningkatan dari angkatannya di Kejuaraan Dunia 2019, September lalu.
Lifter Indonesia Deni, Medali Emas
Lifter Indonesia Deni (tengah) di Stadion RSMC Nino Aquino, Manila, Filipina, Selasa (3/12). Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana
Ketika itu, Deni menempati urutan ke-12 dengan total angkatan 312 kg. Peningkatan cukup signifikan ini membuat Deni semakin yakin bisa ke Olimpiade 2020.
Saat ini Deni masih menempati peringkat ke-20 dalam kualifikasi Olimpiade 2020. Ia masih harus berupaya keras karena yang berhak berlaga di Tokyo hanyalah penghuni delapan besar.
"Tujuan saya pertama di sini tidak terlalu fokus ke emas, karena ini kualifikasi untuk Olimpiade 2020. Angkatan saya harus lebih baik dari sebelumnya di Kejuaraan Dunia (2019)," kata Deni usai pertandingan.
ADVERTISEMENT
"Di sana angkatan total saya cetak 312 kg dan sekarang 315 kg, semoga saja berubah poin saya di kualifikasi Olimpiade dan disambung emas saya bersyukur," tuturnya menambahkan.
Lifter Indonesia Deni, Medali Emas
Lifter Indonesia Deni mengangkat beban dalam pertandingan Angkat Besi 67Kg Putra SEA Games ke-30 di Stadion RSMC Nino Aquino, Manila, Filipina, Selasa (3/12). Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana
Deni mafhum jalannya masih panjang untuk mewujudkan mimpi mentas di Olimpiade 2020, tetapi pria kelahiran 28 Juli 1989 tersebut optimistis bisa menuai hasil maksimal di sisa kualifikasi.
"Di akhir tahun ini ada (kualifikasi) di Iran, nanti kalau tidak salah 20 Desember. Ada juga atlet Indonesia lain dua orang yang akan berangkat. Nanti April ada Kejuaraan Asia di Kazakhstan, itu last point-nya," jelas Deni.
"Untuk tadi saya naik 3 kg, tapi kalau tadi angkatan bisa lebih baik, saya mungkin bisa 318 kg. Saya targetkan di 320 kg, kemungkinan bisa lolos (Olimpiade)," pungkasnya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan