Wasekjen PP PBSI, Rachmat Setiyawan, Mundur Usai Ada Dugaan Pelanggaran Etika
·waktu baca 2 menit

Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) membenarkan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PP PBSI, Rachmat Setiyawan, telah mengajukan pengunduran dirinya terhitung sejak tanggal 7 Juli 2025. Ada pelanggaran etika yang dilakukannya.
Surat pengunduran diri Rachmat disampaikan ke PBSI bersamaan dengan berjalannya proses pemeriksaan oleh Komite Etik PP PBSI, terkait dugaan pelanggaran etika yang dilakukan oleh yang bersangkutan. Saat ini, proses pengkajian secara menyeluruh masih berlangsung dan dilaksanakan oleh tim yang dibentuk langsung oleh Ketua Komite Etik PP PBSI.
PP PBSI menghormati keputusan tersebut sebagai pilihan pribadi. Mereka juga memastikan bahwa seluruh proses telah berjalan sesuai mekanisme internal serta prinsip tata kelola organisasi yang menjunjung tinggi pengawasan etik dan akuntabilitas.
"Kami memahami bahwa dalam setiap proses transformasi organisasi, dinamika dan respons di ruang publik adalah hal yang wajar. Namun demikian, PP PBSI tetap fokus pada agenda besar organisasi: memperkuat sistem tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel. Setiap langkah dan kebijakan yang diambil berpijak pada sistem yang terukur, bukan pada opini atau persepsi semata," ujar PBSI dalam keterangan resmi.
PP PBSI menekankan, keputusan pengunduran diri itu merupakan hak pribadi yang sepenuhnya dihormati. Mereka juga mengatakan, ini sekaligus mencerminkan bahwa sistem pengawasan dan check and balances di lingkungan PP PBSI berjalan sebagaimana mestinya.
"Sebagai organisasi yang tengah berbenah menuju tata kelola yang lebih baik, PP PBSI terbuka terhadap masukan dan kritik yang bersifat membangun. Namun, dalam setiap dinamika yang terjadi, kami akan tetap teguh pada prinsip profesionalisme, integritas, dan kedisiplinan organisasi. Setiap pelanggaran terhadap prinsip tersebut akan ditindaklanjuti sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku," tutur mereka.
"PP PBSI berkomitmen untuk terus menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Kami akan menjaga kehormatan organisasi, dan memastikan bahwa ekosistem bulu tangkis nasional terus melaju ke arah yang lebih baik, demi prestasi dan kebanggaan bangsa Indonesia," tandas mereka.
