kumparan
11 April 2019 8:02

Ikuti Ratu Elizabeth II, Meghan Markle Pilih Melahirkan di Rumah

Meghan Markle
Meghan Markle sebagai pembicara diskusi The Queen's Commonwealth Trust di Hari Perempuan Internasional. Foto: AFP/DANIEL LEAL-OLIVAS
Meghan Markle dan Pangeran Harry bersiap menyambut kelahiran anak pertama mereka. Kelahiran itu diperkirakan akan datang pada akhir bulan April atau awal Mei.
ADVERTISEMENT
Seorang teman Meghan mengungkapkan pada daily mail, bahwa Meghan ingin melahirkan di kediamannya Frogmore Cottage, Windsor, Inggris. Sebelumnya, Duke & Duchess of Sussex sudah pindah rumah ke Frogmore Cottage sejak pekan lalu.
Jika benar Meghan Markle melahirkan di kediamannya, maka ia mengikuti cara yang dilakukan sang nenek mertua Ratu Elizabeth II, yang melahirkan keempat anaknya di kediamannya, baik di Istana Buckingham maupun di Clarence House.
Selain itu, Meghan juga dikatakan menolak melahirkan di Lindo Wing, St Mary's Hospital, seperti Duke & Duchess of Cambridge karena tak ingin menjadi pusat perhatian ibarat 'ikan dalam akuarium'. Ia tidak ingin berpose di tangga rumah sakit seperti yang dilakukan mendiang Putri Diana dan Kate Middleton beberapa jam setelah melahirkan. Menurut sumber tersebut, Meghan tak mau melakukan hal itu karena bayinya nanti bukanlah calon raja Inggris.
Meghan Markle & Pangeran Harry
Meghan Markle & Pangeran Harry Foto: Dok.Reuters
Bahkan pasangan itu sempat menegaskan bahwa mereka tak ingin ada keterlibatan dokter kerajaan ahli bedah kandungan, Alan Farthing dan Guy Thorpe-Beeston.
ADVERTISEMENT
Sebenarnya keputusan mereka memiliki risiko. Dengan usia Meghan yang telah menginjak 37 tahun, risiko kelahiran prematur atau operasi caesar menjadi lebih tinggi. “Itu pilihannya. Tapi itu jelas tergantung pada bagaimana keadaan dengan waktu yang semakin dekat,” jelas salah seorang teman Duchess of Sussex.
Meghan dikatakan sudah sangat siap untuk menghadapi hari melahirkan. Menurut temannya, Meghan rajin berlatih yoga setiap hari dan ia dalam kondisi kesehatan yang sangat baik.
“Saat melahirkan, setiap perempuan harus memutuskan apa yang terbaik untuknya dan bayinya. Tim Kerajaan akan terlibat, tetapi belum diputuskan berapa banyak,” ucap seorang sumber, dikutip daily mail.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan