kumparan
1 Nov 2018 8:35 WIB

Ini Perbedaan Mendasar Antara Peregangan dan Pemanasan

Thigh stretch (Foto: Resnu Dwi Andika / kumparan)
Sangat penting untuk melakukan stretching sebelum dan sesudah berolahraga untuk menjaga kesehatan tubuh.
ADVERTISEMENT
Peregangan membantu merilekskan otot, guna mengurangi risiko cidera dan kram saat berolahraga. Dengan melakukan stretching yang baik dan benar, tubuh pun tak akan terasa sakit sehabis berolahraga.
Gerakan stretching cenderung statis dan sederhana, biasa dilakukan selama lima hingga 10 menit sebelum berolahraga. Tetapi tahukah Anda bahwa stretching setelah berolahraga juga tak kalah pentingnya? Jadi tak hanya dilakukan sebelum olahraga saja.
"Ada empat langkah penting dalam olahraga. Yaitu peregangan, warming up, main excersise, dan cooling down. Langkah pertama dan yang terakhir itu harus diingat, karena badan harus dipersiapkan," jelas Arrijal Hardiansyah Rasyid, pelatih TRX dan pemilik Kaloria Studio, saat dijumpai dalam acara Youvit di Kemang, Jakarta Selatan, pada Senin (22/10).
Sayangnya, banyak orang yang masih tak paham perbedaan peregangan (Stretching) dan pemanasan (Warming up).
ADVERTISEMENT
Stretching merupakan gerakan ringan yang dilakukan untuk melemaskan dan merangsang kontraksi otot tubuh.
Ilustrasi olahraga di rumah (Foto: dok. Unsplash)
Efektivitas peregangan dalam mengurangi risiko cidera atau nyeri otot telah dibuktikan oleh George Institute for Global Health dari the University of Sydney. Sekitar 32 persen orang yang tidak peregangan merasa sakit di sekujur tubuh sehari setelah berolahraga.
Gerakan stretching dilakukan secara berulang meliputi pinggang, lengan, punggung, hingga lutut. Contoh gerakan stretching adalah duduk menyentuh lutut dan dan ujung kaki, memutar engkel dan dada, hingga split.
Sedangkan warming up atau pemanasan meliputi gerakan yang lebih intens dan meningkatkan detak jantung. Seperti push up, squat-jump, hingga lompat di tempat. Pemanasan berguna mempersiapkan fisik dan mental Anda sebelum berolahraga atau melakukan aktivitas fisik yang lebih berat.
ADVERTISEMENT
"Harus dipahami bahwa warming up dan stretching sangat berbeda. Stretching gerakan statis sebaiknya dilakukan 10 menit, baru masuk warming up, karena badannya harus dipersiapkan dulu. Setelah pori-pori kulit terbuka, otot yang mulanya kecil sudah meregang, baru terserah bisa olahraga apa saja," tutup pelatih yang akrab disapa Rijal ini.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan