kumparan
Woman20 Desember 2017 9:58

Mendengarkan Musik Selama Operasi Bisa Bantu Pasien Lebih Tenang

Konten Redaksi kumparan
Ilustrasi operasi
Ilustrasi operasi (Foto: Pixabay)
Apa yang kamu pikirkan saat mendengar kata 'operasi'? Tindakan medis yang menakutkan? Ruangan yang dipenuhi oleh bermacam alat kedokteran?
ADVERTISEMENT
Saat ini, masih banyak orang yang takut jika mendengar kata operasi. Tindakan medis yang besar seperti itu kadang memerlukan pertaruhan nyawa untuk melakukan.
Hal inilah yang membuat banyak orang tegang jika harus melakukan operasi. Padahal, operasi sejatinya tidak semenakutkan yang kebanyakan orang pikirkan.
Melihat latar belakang ini, sebuah penelitian terbaru akhirnya menunjukkan pasien harus diberi kesepatan untuk mendengarkan musik selama prosedur operasi berlangsung, guna mengurangi rasa sakit dan menghilangkan kecemasan.
Menurut seorang konsultan ahli bedah urologi, Bhaskar Somani, mengatakan bahwa hal ini merupakan intervensi praktis yang murah, mudah, dan tidak berbahaya. Selain itu, memberikan kesempatan untuk mendengarkan musik akan meningkatkan kepuasan dan kemauan pasien untuk menjalani perawatan di masa depan.
ADVERTISEMENT
"Di era modern, jumlah prosedur urologi yang dilakukan dalam rawat jalan telah meningkat dan banyak diantaranya dilakukan dengan anestesi lokal," ujar Somani, seperti dilansir Daily Mail.
Ilustrasi piringan hitam
Ilustrasi piringan hitam (Foto: Pixabay)
Namun, prosedur semacam urologi, serta spesialisasi medis dan bedah sejauh ini menyebabkan rasa sakit dan kegelisahan bagi pasien.
Kondisi ini pun diperkuat dengan penelitian yang dilakukannya. Somani yang bekerja di Rumah Sakit Universitas Southampton NHS Foundation Trust, memaparkan tentang 15 penelitiannya terhadap 1900 pasien internasional, yang melakukan rawat jalan urologi.
Hasilnya, tercatat 90 persen pasien yang mendengarkan musik sebelum operasi mendapat pengurangan rasa sakit dan turunnya rasa cemas. Sementara itu, 53 persen merasa puas secara keseluruhan dan 40 persen ingin mengulang prosedur yang sama.
ADVERTISEMENT
Selain itu, dengan mendengarkan musik pasien mampu menoleransi tingkat kejut yang lebih tinggi.
"Musik nampaknya mengurangi kecemasan dan rasa sakit, serta berfungsi sebagai alat yang berguna untuk meningkatkan kepuasan prosedural dan kemauan untuk melakukannya lagi,"ucap Somani.
"Manfaat dari mendengarkan musik yang jelas adalah biayanya yang murah,' tambah Somani. Sehingga bagi pasien yang akan menjalani operasi mendapat opsi lain yang lebih menyenangkan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan