kumparan
29 Maret 2018 17:23

Mengintip 4 Tren Makeup Wardah yang Terinspirasi dari Alam Indonesia

Wardah Trend Makeup
Wardah Trend Makeup (Foto: Garin Gustavian/kumparan)
Tren kecantikan sejatinya memang silih berganti, termasuk dalam tren makeup. Hal tersebut seringkali dikaitkan dengan arus perkembangan zaman yang kian mengalir.
ADVERTISEMENT
Bahkan, di beberapa kasus, tren makeup sengaja diciptakan demi terbentuknya dobrakan baru yang mampu memikat hati penggemar dunia kecantikan. Hal inilah yang coba Wardah ciptakan lewat tren terbaru Wardah Sinar & Pijar: Eksplorasi Alam untuk Inspirasi Kecantikan.
Wardah Trend Makeup
Wardah Trend Makeup (Foto: Garin Gustavian/kumparan)
Sesuai dengan namanya, tren makeup ini diciptakan dari hasil inspirasi terhadap kecantikan dan kekayaan alam Indonesia. Mulai dari gunung, garis pantai, khatulistiwa, hingga ekosistem flora dan fauna.
Wardah Trend Makeup
Wardah Trend Makeup (Foto: Garin Gustavian/kumparan)
Menggandeng empat makeup artist terkenal Indonesia, yaitu Carolina Septerita, Slam Wiyono, Adi Adrian, dan Hepi David, yuk intip pesona tren makeup dari Wardah!
Semu Mimpi
Wardah Tren Makeup
Wardah Tren Makeup (Foto: Garin Gustavian/kumparan)
Lewat Semu Mimpi, Carolina Septerita membawakan gaya makeup yang terinspirasi dari warna-warna matahari terbit dan tenggelam. Nantinya, look ini dapat dipakai untuk acara malam seperti party.
Wardah Tren Makeup
Wardah Tren Makeup (Foto: Garin Gustavian/kumparan)
“Kini banyak perempuan yang tampil berani lewat warna-warna bold. Sehingga pada eyeshadow diaplikasikan warna oranye yang digradasi. Membut matanya lebih cerah dan tampak segar,” papar Carolina saat ditemui kumparanSTYLE di Wardah Beauty Conference di Jakarta Convention Centre, Jakarta Selatan, Kamis (29/3).
Wardah Trend Makeup
Wardah Trend Makeup (Foto: Garin Gustavian/kumparan)
Tak hanya itu, riasan pada bagian lipstick pun dibuat dengan gaya ombre. Pink di bagian luar, dan warna oranye di bagian dalam bibir.
ADVERTISEMENT
Percik Jiwa
Wardah Tren Makeup
Wardah Tren Makeup (Foto: Garin Gustavian/kumparan)
Adi Adrian mempresentasikan Percik Jiwa dengan riasan natural yang ditambah shimmer di bagian mata. Hal itu bertujuan untuk menampilkan sosok perempuan tangguh lewat riasan yang simpel.
Wardah Tren Makeup
Wardah Tren Makeup (Foto: Garin Gustavian/kumparan)
“Ini lebih ke daily makeup sebetulnya. (Makeup) ini menggunakan warna yang natural dan nggak warna yang shocking seperti bold. Kita hanya membutuhkan tiga warna, lalu bisa dikreasikan lagi,” jelas Adi Adrian.
Wardah Trend Makeup
Wardah Trend Makeup (Foto: Garin Gustavian/kumparan)
Meski riasan mata yang natural, Adi menambahkan warna peach yang dicampur pink pada bagian pipi dan lipstik.
Emosi Murni
Wardah Trend Makeup
Wardah Trend Makeup (Foto: Garin Gustavian/kumparan)
Membawakan Emosi Murni, Hepi David mempersembahkan penampilan dengan keseluruhan riasan yang matte.
Wardah Tren Makeup
Wardah Tren Makeup (Foto: Garin Gustavian/kumparan)
Pada riasan mata, Hepi menggunakan warna natural dari cokelat tua dan muda. Kemudian, ia padukan dengan warna peach untuk blush dan lipstick natural berwarna pink.
Wardah Trend Makeup
Wardah Trend Makeup (Foto: Garin Gustavian/kumparan)
“Karena ini matte, jadi nggak ada shimmer sama sekali. Semuanya matte. Ini sangat pas untuk daily look. Namun, untuk acara malam bisa pakai glossy di bagian lipstick,” jelas Hepi.
ADVERTISEMENT
Denting Bersemi
Wardah Tren Makeup
Wardah Tren Makeup (Foto: Garin Gustavian/kumparan)
Lewat tema Denting Bersemi ini, Slam Wiyono membawakan riasan makeup yang menjadi ciri khasnya. Yaitu, riasan dengan tampilan yang dewy dan glowy. Alasannya, karena tampilan tersebut membuat wajah terlihat lebih sehat dan berdimensi.
Wardah Trend Makeup
Wardah Trend Makeup (Foto: Garin Gustavian/kumparan)
“Denting Bersemi ini merupakan sesuatu yang fresh yang mengangkat warna hijau. Sehingga saya gunakan warna dengan eyeshadow hijau. Dengan tema glowing ini, tentunya riasannya cocok untuk acara malam,” tutup Slam.
Mana dari ke-empat riasan ini yang jadi favorit Anda?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan