kumparan
29 Mei 2017 17:58

Waspada, Makan Gorengan dengan Cabai dapat Membuat Lambung Iritasi

Konsumsi Cabai
Mengonsumsi cabai. (Foto: Thinkstock)
Bukan rahasia lagi jika orang Indonesia gemar mengonsumsi makanan pedas. Bahkan muncul istilah di masyarakat, makan akan terasa sangat tak lengkap jika tak ada sambal ataupun cabai.
ADVERTISEMENT
Salah satu makanan yang paling banyak dikonsumsi masyarakat bersama cabai rawit adalah gorengan. Saat menyantap gorengan bersama cabai, orang-orang biasanya memegang gorengan di tangan sebelah kanan, dan cabai di tangan kiri. Kemudian gorengan dilahap lebih dulu, baru disusul dengan cabai.
Sangat nikmat memang!
Tapi tahukah kamu bahwa mengonsumsi gorengan langsung bersama cabai saat berbuka puasa dapat membahayakan salah satu organ dalam tubuhmu?
Orang Indonesia suka makan gorengan
Orang Indonesia suka makan gorengan (Foto: Instagram/@mrs.achmady)
Hal itu diungkapkan oleh salah satu ahli gizi Leona Victoria Djajadi. Menurutnya, langsung mengonsumsi gorengan bersama cabai saat berbuka dapat membuat lambung iritasi.
“Saat puasa, lambung kosong selama belasan jam. Kalau langsung makan gorengan dengan rasa pedas dan berlama-lama di lambung bisa mengiritasi lambung,” kata Leona saat dihubungi kumparan (kumparan.com), Sabtu (29/5).
ADVERTISEMENT
Selain itu, menurut Leona, mengonsumsi gorengan langsung saat berbuka juga dapat membuat lambung terasa begah akibat tingginya kandungan pada lemak. Hal ini akan mengakibatkan lambung kesulitan mengolah gorengan dalam tubuh.
“Kalau berbuka dengan gorengan, itu tinggi lemak. Biasanya lama diolah di lambung, sehingga menyebabkan rasa begah,” kata Leona
Leona mengingatkan orang-orang yang berpuasa untuk menghindari makanan yang pedas untuk berbuka. Ia menyarankan berbuka dengan cairan yang cukup serta makanan yang mengandung karbohidrat dan protein.
Kalau sudah begitu, kamu masih mau tetap menyantap gorengan langsung bersama cabai saat berbuka puasa?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan