Aplikasi PeduliLindungi untuk Lacak Sebaran Corona Kini Tersedia di Android

29 Maret 2020 12:52 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Aplikasi PeduliLindungi untuk lacak sebaran virus corona di Indonesia. Foto: Jofie Yordan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Aplikasi PeduliLindungi untuk lacak sebaran virus corona di Indonesia. Foto: Jofie Yordan/kumparan
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Aplikasi PeduliLindungi yang akan dipakai pemerintah Indonesia untuk melacak sebaran virus corona COVID-19 sudah mulai tersedia untuk perangkat Android. Aplikasi yang berfungsi melakukan tracing (penelusuran), tracking (pelacakan), dan fencing (mengurung/isolasi) ini sudah bisa di-download di situs pedulilindungi.id.
ADVERTISEMENT
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjadi pihak yang akan memantau pergerakan di aplikasi tersebut, berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian BUMN, BNPB, dan operator telekomunikasi.
Diketahui, PeduliLindungi memiliki aspek fungsional yang serupa dengan aplikasi Trace Together buatan Singapura. Namun, ada perbedaan dalam fitur dan konfigurasinya dalam mengawasi pasien positif COVID-19, termasuk hadirnya fitur yang dikembangkan sendiri, semisal fencing dan warning.
"Meskipun ada kesamaan fungsi tapi aplikasi yang dikembangkan oleh Kemenkominfo dan Kemen BUMN ini memiliki konfigurasi yang berbeda. Mengingat infrastruktur dan ekosistem telekomunikasi kita yang berbeda dengan subscriber hampir 300 jutaan MSISDN," jelas Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Plate, Jumat (27/3).
Aplikasi PeduliLindungi untuk lacak sebaran virus corona di Indonesia. Foto: Jofie Yordan/kumparan
Cara kerja aplikasi PeduliLindungi adalah bisa melakukan tracing, tracking, dan fencing dengan berdasarkan nomor SIM card ponsel atau Mobile Device Number (MDN). Menteri Johnny menyebutkan aplikasi PeduliLindungi dapat me-log pergerakan pasien positif COVID-19 selama 14 hari ke belakang.
ADVERTISEMENT
"Aplikasi juga dapat terhubung dengan operator selular lainnya untuk menghasilkan visualisasi yang sama. Berdasarkan hasil tracking dan tracing, nomor di sekitar positif COVID-19 yang terdeteksi akan diberikan warning untuk segera menjalankan protokol ODP," jelasnya, dalam konferensi pers online, Kamis (27/3).
Operator selular berperan dalam memberikan data untuk keperluan tracing. Lebih jauh lagi, operator juga akan secara otomatis memberikan peringatan melalui SMS blast jika terdeteksi perkumpulan massa di masa darurat yang berlangsung hingga 29 Mei. Pemonitoran massa dilakukan melalui data pergerakan smartphone berdasarkan data BTS (base transceiver station), sebagai upaya penegakkan imbauan social distancing.
Tim kumparan sudah men-download dan menjajal aplikasi PeduliLindungi. Ketika sudah selesai menginstal aplikasinya, pengguna akan diminta memasukkan data nama lengkap dan nomor ponsel. Kemudian pengguna juga diminta untuk terus mengaktifkan Bluetooth agar proses pelacakan bisa berjalan.
ADVERTISEMENT
Meski terbilang melacak pengguna, Kominfo mengatakan langkah ini bersifat khusus, artinya berlaku hanya untuk keadaan darurat wabah sampai dengan pemerintah menyatakan keadaan kondusif dan keadaan darurat diakhiri.
Sejauh ini, belum ada informasi kapan aplikasi PeduliLindungi akan resmi tersedia Google Play Store dan Apple App Store.
***
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!