kumparan
15 Oktober 2019 18:49

Begini Dampak Keuntungan dari 'Tol Langit' Palapa Ring untuk Indonesia

Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9
Diskusi Media 'Menghitung Dampak Palapa Ring' Forum Merdeka Barat (FMB) 9 di Kominfo, Selasa (15/10). Foto: Bianda Ludwianto/kumparan
Setelah sempat mangkrak, mega proyek jaringan serat optik Palapa Ring akhirnya diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Palapa Ring ini merupakan proyek strategis pemerintah yang ditujukan untuk pembangunan infrastruktur internet cepat dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia.
ADVERTISEMENT
Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti), Anang Achmad Latif mengatakan, ada tiga manfaat penting dari adanya jaringan Palapa Ring. Pertama muncul konsep pemerataan sinyal, kedua harga layanan internet akan lebih terjangkau, dan ketiga terciptanya pertumbuhan ekonomi digital.
"Konsep pemerataan, sinyal 4G sampai pelosok akan bisa terealisasikan. Selanjutnya, bagaimana juga operator bisa memanfaatkan dan menjual layanannya dengan harga terjangkau," terangnya saat berbicara di Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9, Jakarta, Senin (15/10).
"Dan terakhir, bagaimana pemanfaatan internet positif khususnya pertumbuhan ekonomi dan pendidikan dan kesehatan dan sektor lainnya semua punya program unggulan dalam pemanfaatan internet ini."
Direktur Utama BAKTI, Anang Latief
Direktur Utama BAKTI, Anang Latief. Foto: Kominfo
Senada dengan Anang, Asisten Deputi Telematika & Utilitas Kementerian Koordinator Perekonomian, Eddy Satriya, menegaskan arti penting Palapa Ring. Menurutnya, Palapa Ring akan berdampak besar pada kehidupan bisnis di daerah-daerah yang kini terjangkau sinyal.
ADVERTISEMENT
"Peluang bisnis di daerah timur yang butuh bandwith besar akan meningkat. Itu terjadi di semua sektor, pendidikan, kesehatan, pemerintahan, dan bisnis keuangan yang berbasis teknologi," jelasnya.
Keuntungan lainnya, kata Eddy, tingkat layanan publik akan semakin meningkat. Palapa Ring akan menciptakan pemerataan infrastruktur. Itu berdampak pada pengembangan wilayah semakin tumbuh lebih cepat dengan fasilitas yang memadai untuk masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.
Peta Proyek Palapa Ring
Peta proyek Palapa Ring. Foto: Kominfo
Proyek Palapa Ring terbagi ke dalam tiga segmen, yaitu Palapa Ring Barat, Palapa Ring Tengah, dan Palapa Ring Timur. Infrastruktur telekomunikasi tersebut sudah tuntas dibangun konstruksinya oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui Badan Aksesibilitas dan Informasi (Bakti) dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Palapa Ring akan menjangkau sebanyak 34 provinsi, 440 kota/kabupaten di seluruh Indonesia dengan total panjang kabel laut mencapai 35.280 kilometer, dan kabel di daratan sejauh 21.807 kilometer. Kapasitas kabel Palapa Ring bisa menciptakan kecepatan internet hingga 100 Gbps.
ADVERTISEMENT
Belakangan, proyek Palapa Ring ini dijuluki 'tol langit'. Ini perumpamaan yang oleh Menteri Kominfo Rudiantara diibaratkan sebagai kehadiran sinyal yang membuat masyarakat Indonesia bisa lebih mudah berkomunikasi satu sama lain, baik di perkotaan maupun pelosok, berkat eksistensi infrastruktur telekomunikasi itu.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan