Kumparan Logo
Memakai Google Maps di ponsel
Memakai Google Maps di ponsel

Cek Jalan yang Ditutup dan Lokasi Banjir di Jakarta Lewat Google Maps

kumparanTECHverified-green

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Banjir merendam kawasan Kampung Pulo dan Bukit Duri di Jakarta, Kamis (2/1). Foto:  ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
zoom-in-whitePerbesar
Banjir merendam kawasan Kampung Pulo dan Bukit Duri di Jakarta, Kamis (2/1). Foto: ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Banjir masih menggenangi sejumlah lokasi di Jabodetabek sejak Rabu (1/1). Bagi kamu yang mulai beraktivitas di sekitar lokasi terdampak banjir, kamu bisa mengetahui jalan mana saja yang ditutup lewat aplikasi Google Maps.

Aplikasi peta milik Google tersebut baru saja menambahkan fitur SOS atau darurat berjudul 'Banjir di Jakarta' yang memungkinkan kamu untuk mengetahui area yang digenangi banjir.

Ketika kamu membuka Google Maps, kamu akan langsung melihat daerah yang terdampak banjir di Jakarta dengan warna biru. Ini membuatmu dapat mempertimbangkan apakah benar-benar ingin pergi ke daerah itu atau tidak. Tapi perlu dicatat bahwa data ini diberikan oleh Google dan mungkin saja tidak real-time.

Selain menunjukkan area terdampak banjir, pengguna juga bisa melacak informasi penutupan jalan karena banjir. Untuk mengetahui penutupan jalan karena banjir, kamu hanya perlu mengubah detail peta menjadi format lalu lintas pada pilihan 'Detail Peta' yang terdapat di bagian kanan atas aplikasi.

Tampilan banjir Jakarta di Google Maps. Foto: Google

Nantinya, Google Maps akan memberitahu ruas jalan yang ditutup dengan simbol merah forbidden, atau ruas jalan yang kemungkinan ditutup dengan simbol peringatan berwarna kuning. Jika kamu mengklik simbol tersebut, Google Maps akan memberi rincian jalan terkait, serta jumlah dan waktu laporan terakhir.

Selain mendapatkan informasi penutupan jalan, kamu juga bisa berkontribusi untuk meng-update kondisi penutupan jalan tersebut melalui survei yang diberikan Google Maps di bagian bawah rincian ruas jalan terkait.

Memakai Google Maps di ponsel. Foto: Foto: Ingo Joseph via Pexels (CC0 Public Domain)

Sebelumnya, Google memang telah menandai banjir di Jakarta sebagai kondisi darurat atau SOS. Fitur ini tak hanya menghadirkan pencarian informasi atau berita terbaru yang berhubungan dengan bencana banjir di Jakarta, tetapi juga informasi nomor telepon dan situs darurat, peta, terjemahan frasa yang berguna, peluang donasi, dan sebagainya.

"Pemberitahuan SOS bertujuan untuk mempermudah akses terhadap informasi darurat saat terjadi krisis yang disebabkan oleh manusia atau alam," tulis Google.

"Kami mengumpulkan konten yang relevan dan otoritatif dari web, media sosial, dan produk Google, lalu menyorot informasi tersebut di Google Penelusuran, seperti Penelusuran dan Maps."