kumparan
27 Agu 2018 10:06 WIB

China Juarai Cabang eSport AOV di Asian Games, Bagaimana Indonesia?

Tim AOV China di Asian Games 2018. (Foto: Garena AOV Indonesia/Facebook)
Untuk pertama kalinya, eSport atau olahraga elektronik akhirnya dipertandingkan di turnamen Asian Games 2018. 'Arena of Valor' atau AOV menjadi salah satu game yang dipertandingkan untuk cabang eSport pada Minggu (26/8) di Britama Arena-Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta.
ADVERTISEMENT
Dalam deretan pertandingan yang berlangsung sehari penuh, akhirnya China yang berhasil membawa pulang medali emas untuk cabang eSport AOV ini. Mereka mengalahkan Taiwan di babak final secara meyakinkan dalam dua babak langsung.
Tim China menunjukkan kekuatannya dengan dominasi sepanjang laga. Taiwan tampak tak berkutik dan kesulitan untuk meraih satu pun kemenangan dalam pertandingan dengan format best of three tersebut.
Di babak pertama pertandingan final melawan Taiwan, China menang dengan jumlah perbandingan kill sebanyak 14-3. Sementara di babak kedua, kembali tampil solid dan menang dengan jumlah kill 15-7.
Pembagian medali Asian Games 2018 untuk AOV. (Foto: Garena AOV Indonesia/Facebook)
Sebelumnya, tim AOV China berhasil melewati hadangan Vietnam untuk melaju ke babak final. Sementara itu Taiwan sukses melenggang ke babak final setelah mengalahkan Vietnam di babak lower bracket.
ADVERTISEMENT
Babak lower bracket adalah tempat semua negara yang telah kalah pada babak penyisihan akan bertemu satu sama lain untuk memperebutkan peluang kembali melanjutkan kiprahnya di turnamen ini.
Sebagai juara kedua, Vietnam berhak mendapatan medali perak, sedangkan Vietnam yang berada di posisi ketiga mendapatkan medali perunggu.
Dengan raihan ini, maka China menjadi negara pertama yang berhasil menjuarai cabang eSport game AOV di Asian Games. Meski begitu, hadirnya eSport sebagai cabang olahraga di Asian Games 2018 baru sebatas eksibisi, sehingga perolehan medali dalam cabang ini tidak akan berpengaruh pada klasemen utama.
Tim AoV Indonesia tak mampu bicara banyak
Sayangnya, Indonesia tidak mampu berbicara banyak dalam turnamen AOV di cabang eSport Asian Games 2018 ini. Dalam babak penyisihan pertama, Indonesia harus mengakui keunggulan tim Taiwan.
ADVERTISEMENT
Ada kesempatan kedua yang bisa dimanfaatkan oleh Indonesia pada babak lower bracket, tapi mereka tak mampu memaksimalkannya ketika harus kalah dari tim Thailand.
Tim AOV Indonesia di Asian Games 2018. (Foto: Garena AOV Indonesia/Facebook)
Tim AOV Indonesia sebenarnya sudah cukup gigih demi merebut kemenangan melawan Thailand. Sempat kalah di pertandingan pertama, Indonesia mampu melawan di pertandingan kedua dan menang untuk menyamakan skor menjadi 1-1.
Namun, di pertandingan penentuan Indonesia harus kembali menyerah yang membuat langkah mereka terhenti dalam turnamen ini.
Meski begitu, masih ada harapan bagi Indonesia untuk unjuk gigi dalam cabang eSport Asian Games 2018. Selain AOV, ada game lain yang dipertandingkan, yaitu 'Clash Royale', 'League of Legends', 'Starcraft II', 'Hearthstone', dan 'Pro Evolution Soccer 2018'.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan