kumparan
5 April 2018 13:58

Data Pengguna Facebook Indonesia Bocor, Apa yang Harus Dilakukan?

Facebook dan Instagram
Facebook dan Instagram. (Foto: REUTERS/Yves Herman)
Skandal 'pencurian' data jutaan pengguna Facebook yang dilakukan oleh perusahaan analisis data Cambridge Analytica dari Inggris ternyata tidak hanya terjadi di Amerika Serikat saja. Terungkap, sejumlah negara lain turut menjadi sasaran pengumpulan data tersebut, termasuk Indonesia.
ADVERTISEMENT
Facebook mengumumkan ada 1.096.666 penggunanya di Indonesia yang datanya dikumpulkan oleh Cambridge Analytica secara diam-diam. Indonesia menjadi negara ketiga dengan jumlah pengguna paling banyak yang data pengguna Facebook-nya diambil Cambridge Analytica, setelah Filipina di posisi kedua dan tentunya AS di posisi pertama.
Setelah mendengar kabar ini, mungkin kamu bertanya-tanya apakah kamu menjadi salah satu pengguna yang datanya bocor? Yang pasti, ada sejumlah langkah yang perlu kamu lakukan untuk menjaga data-datamu di Facebook.
Daftar Negara Kebocoran Data Facebook
Daftar negara yang alami kebocoran data Facebook. (Foto: Facebook)
Tapi sebelumnya, kamu perlu mengetahui bagaimana cara Cambridge Analytica mengumpulkan data-data pengguna Facebook. Mereka tidak melakukan tindakan semacam peretasan, tapi melalui aplikasi pihak ketiga yang terhubung dengan akun Facebook milikmu.
Dan cara yang dilakukan Cambridge Analytica adalah dengan membuat sebuah aplikasi kuis yang menguji tes kepribadian pengguna. Saat pengguna memainkan kuis ini, maka data-data dalam akunnya bisa diakses oleh si pencipta kuis, yang dalam hal ini adalah Cambridge Analytica.
ADVERTISEMENT
Lebih dari itu, bukan hanya data orang yang mengikuti kuis saja yang bisa diambil, tapi juga seluruh daftar teman dari peserta kuis. Mengerikan bukan?
Ada berbagai aplikasi yang terhubung dengan Facebook, termasuk aplikasi game, juga beberapa aplikasi yang menyediakan sistem login menggunakan akun Facebook.
Jangan pernah mengikuti kuis lucu di Facebook
Hal pertama yang perlu kamu lakukan untuk mengamankan datamu agar tidak diambil dan disalahgunakan pihak tidak bertanggung jawab adalah hindari mengikuti kuis-kuis Facebook yang sering kamu lihat di linimasa. Sesungguhnya, Cambridge Analytica mengumpulkan data pribadimu melalui kuis-kuis semacam itu, tetapi dikemas dengan cara yang lebih elegan dan serius.
Belakangan, linimasa Facebook sering diramaikan kuis-kuis lucu yang tidak berfaedah. Misalnya beberapa waktu lalu ada kuis 'Nasihat Bu Susi' yang sempat viral.
Kuis 'Nasihat Ibu Susi' di Facebook
Kuis 'Nasihat Ibu Susi' di Facebook.. (Foto: Screenshot Facebook)
ADVERTISEMENT
Pantau aplikasi yang terhubung
Kemudian, kamu harus senantiasa memantau aplikasi-aplikasi apa saja yang terhubung ke dalam akun Facebook-mu. Untuk melihat daftar aplikasi tersebut, kamu bisa pergi ke menu 'Settings', lalu pilih 'Apps'.
Di sana, kamu akan melihat semua aplikasi yang terhubung dengan Facebook-mu.
Pengaturan Aplikasi di Facebook
Pengaturan aplikasi di Facebook. (Foto: Facebook)
Apabila ada aplikasi yang tidak diinginkan, kamu bisa menghapusnya atau kamu juga bisa mengatur apa saja data yang ingin kamu berikan untuk aplikasi tersebut.
Caranya, kamu klik salah satu aplikasi itu dan pilih data apa saja yang tidak ingin dibagikan dengan aplikasi itu.
Cegah datamu diambil gara-gara temanmu ikut kuis
Salah satu hal mengerikan dari aksi Cambridge Analytica adalah bagaimana semua daftar teman dari si peserta kuis di aplikasi bisa ikut diambil juga. Ini penting untuk diperhatikan, karena pengguna-pengguna yang merasa tidak pernah mengikuti kuis juga bisa diambil datanya dengan cara ini.
ADVERTISEMENT
Nah, untuk mencegah terjadinya hal ini, kamu harus mengecek bagian 'Apps Others Use' yang terdapat di bagian bawah pengaturan aplikasi.
Klik 'Edit', kemudian hilangkan centang di daftar data pribadi yang kamu berikan. Dengan begitu, ke depannya data milikmu akan aman dari aplikasi-aplikasi yang digunakan oleh temanmu.
Atur informasi yang ada di akunmu
Facebook telah mengeluarkan pengaturan baru bernama 'Acces Your Information'. Dengan pengaturan ini, kamu bisa mengakses dan menghapus posting-an, reaksi, komentar, dan pencarian dalam akunmu. Ini menjadi salah satu upaya Facebook untuk memberikan lebih banyak kendali terhadap apa yang diunggahnya di platform tersebut.
Ilustrasi Facebook
Ilustrasi Facebook (Foto: Reuters)
Download data Facebook
Facebook memungkinkan pengguna untuk mengunduh data-datanya. Hal ini biasanya dilakukan oleh mereka yang berniat menghapus akun Facebook, dan merasa ingin punya kenang-kenangan selama menggunakan platform jejaring sosial itu.
ADVERTISEMENT
Untuk mengunduh data Facebook milikmu, caranya sederhana, kamu tinggal pergi ke bagian 'Settings', kemudian di 'General Account Settings' perhatikan bagian di paling bawah dari data-data pribadimu.
Kamu akan melihat ada tulisan 'Download a copy of your Facebook data'. Kemudian kamu tinggal mengklik tulisan itu untuk mengunduh data Facebook-mu.
Menghapus atau menonaktifkan Facebook
Apabila kamu sudah merasa lelah menggunakan Facebook dan tidak ingin data-data yang ada di dalamnya disalahgunakan, maka ada baiknya kamu menghapus akunmu itu. Dengan begitu, semua jejak datamu di Facebook akan terhapus.
Untuk melakukannya, kamu bisa mengunjungi laman situs yang dikhususkan bagi kamu yang ingin menghapus akun.
Perlu dicatat, menghapus Facebook ini berbeda dengan menonaktifkan akunmu. Jika kamu yakin ingin menghapus Facebook milikmu, maka profil kamu itu akan menghilang selamanya. Sementara kalau hanya dinonaktifkan, itu bersifat sementara dan masih bisa kamu buka ketika login kembali nantinya.
Ilustrasi Facebook
Ilustrasi Facebook (Foto: AFP PHOTO / Luis Acosta)
Ketika kamu sudah memilih untuk menghapus akun Facebook, ada proses penghapusan yang memakan waktu cukup lama. Menurut pengalaman saya, proses penghapusan akun Facebook memakan waktu hingga 90 hari agar semua data benar-benar dibersihkan.
ADVERTISEMENT
Selama proses penghapusan itu, kamu tidak boleh mencoba membuka kembali akunmu. Kalau kamu membukanya, maka proses penghapusan akan diulang lagi.
Semua data pribadi, foto, status, dan daftar teman akan dihapus sepenuhnya setelah waktu yang dibutuhkan terlalui. Namamu nantinya tidak akan muncul lagi ketika dicari oleh temanmu di Facebook.
Tapi apabila kamu hanya ingin rehat sejenak dari Facebook, ada opsi untuk menonaktifkan akun. Caranya, kamu bisa pergi ke pengaturan 'Manage Account' kemudian pilih 'Edit'. Setelahnya, kamu bisa menemukan opsi 'Deactivation' di sana.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan