kumparan
5 Juli 2017 15:18

Facebook Hapus Video Pembakaran Maling di Pamekasan

Ilustrasi Facebook
Ilustrasi Facebook (Foto: Reuters)
Netizen di Indonesia, terutama pengguna media sosial Facebook, diresahkan oleh video yang mengandung konten kekerasan dan sadis. Pada Selasa (4/7) malam, seorang pengguna Facebook dengan nama akun Riki Ysakur mengunggah video seseorang yang diduga maling di Pamekasan, Jawa Timur, dibakar hidup-hidup oleh warga sekitar. Video itu sontak menjadi viral dan menimbulkan kecaman dari masyarakat. Ada dua video yang diunggah, pertama video yang menampilkan pria berbaju putih diikat dan wajahnya berdarah. Pria ini kemudian diketahui sebagai sosok yang dituduh sebagai maling. Video kedua menampilkan pemandangan yang sangat sadis. Pria itu tampak berada di tanah dengan keadaan tangan terikat, kemudian seorang pria lain menghampirinya dan membakar tubuh si terduga maling.
ADVERTISEMENT
Kecaman berdatangan dari netizen dalam komentar video tersebut, yang menyoroti tindakan main hakim sendiri. Para pemberi komentar tampak geram dan mempertanyakan kenapa si terduga maling diserahkan ke pihak berwajib untuk diproses hukum. Kementerian Komunikasi dan Informatika, sebagai regulator telekomunikasi dan konten di Internet, bereaksi dengan keberadaan video mengerikan tersebut. Perwakilan Kemkominfo segera meminta Facebook memblokir video itu setelah mendapat laporan dari warga. Facebook diketahui menghapus video tersebut sekitar pukul 14.30 WIB, Rabu (5/7), setelah diminta oleh Kemkominfo. Sebelumnya, video ini sudah dibagikan sebanyak 5.000 kali dan dikomentari lebih dari 800 kali. Berikut ini cuplikan dari dua video pembakaran maling yang diunggah oleh Riki Ysakur tersebut.
ADVERTISEMENT
Video
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan