Kumparan Logo

Foto: Roket Raksasa SpaceX, Falcon Heavy, Sukses Meluncur setelah 3 Tahun Vakum

kumparanTECHverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

SpaceX sukses meluncurkan roket raksasa mereka, Falcon Heavy pada Senin (1/11) pukul 9:41 pagi waktu setempat atau 20.41 WIB. Roket triplet dari Falcon9 tersebut membawa satelit rahasia milik US Space Force ke orbit geostationer dari Kennedy Space Center, Florida, AS.

Falcon Heavy adalah roket dengan daya dorong terbesar milik SpaceX, dan termasuk 10 besar roket terkuat yang pernah dibangun. Falcon Heavy menggunakan tiga buah roket Falcon9 yang disambung sejajar. Dorongan tiga buah pendorong tahap satu (first stage) ini memberikan dorongan 2,2 juta kilogram ketika meluncur

Falcon Heavy membawa satelit rahasia milik US Space Force, salah satu cabang militer AS yang bertanggung jawab bagian atas atmosfer—atau luar angkasa.

Peluncuran berjalan lancar. Kedua roket pendukung kembali ke bumi dengan utuh. Sementara roket utama (tengah) melanjutkan perjalanan ke orbit geostationer.

Peluncuran Roket Falcon Heavy milik SpaceX Foto: REUTERS/Steve Nesius

Kali ini, sekaligus pertama kalinya bagi SpaceX, roket Falcon membawa muatan langsung ke orbit geostationer. Normalnya, sebuah roket akan membawa muatan ke orbit rendah Bumi (low earth orbit atau LEO), lalu pendorong di muatan akan membawanya ke orbit tujuan, seperti geostationer atau titik Lagrange.

Bersama dengan peluncuran kali ini, Falcon Heavy sudah melangit 4 kali. Pertama, Desember 2017 ketika SpaceX mengirim sebuah roaster Tesla dan dummy bernama Starman.

Dua roket pendukung Falcon Heavy SpaceX mendarat kembali setelah meluncur. Foto: Dok. SpaceX

April 2019, Falcon Heavy meluncurkan satelit Arabsat-6A, milik perusahaan asal Arab Saudi. Kali ini lah Falcon Heavy berhasil memulangkan ketiga pendorong pertamanya dengan selamat ke Bumi—dan bisa digunakan kembali. Ketiga, Juni 2019 Falcon Heavy meluncurkan perangkat uji pertahanan milik Departemen Pertahanan AS, terdiri dari 25 wahana kecil.

Saat ini Falcon Heavy merupakan roket terkuat milik SpaceX, selagi Starship, roket raksasa fully-reusable sedang dalam pengembangan. Jika terwujud, Starship akan memberikand dorongan maksimal hingga 7.2 juta kilogram.

video youtube embed