Tekno & Sains
·
18 November 2020 14:09

Google Beri Pinjaman Modal Rp 140 Miliar untuk Bantu UMKM Indonesia

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Google Beri Pinjaman Modal Rp 140 Miliar untuk Bantu UMKM Indonesia (37992)
Perusahaan teknologi Google. Foto: Charles Platiau/Reuters
Google mengumumkan penyediaan dana sebesar 11 juta dolar AS atau sekitar Rp 155 miliar untuk pemulihan ekonomi di Indonesia saat pandemi corona. Hal itu diungkap Google lewat gelaran tahunan Google for Indonesia kelima yang diselenggarakan secara virtual pada Rabu (18/11).
ADVERTISEMENT
Dari bantuan dana tersebut, 10 juta dolar AS (sekitar Rp 140 miliar) di antaranya untuk pinjaman modal bagi UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) Indonesia. Sementara 1 juta dolar AS sisanya untuk melawan pengangguran di Indonesia.
Dana tersebut disediakan sebagai pinjaman modal usaha yang diinvestasikan Google melalui Kiva, organisasi internasional yang berkiprah untuk membantu UMKM untuk mendapatkan pinjaman di internet. Nantinya, semua UMKM yang membutuhkan modal tambahan bisa mendapatkan pinjaman.
Kiva akan menjadi pihak yang mencari mitra platform pinjaman dana lokal di Indonesia untuk memudahkan prosedur peminjaman. Sehingga, pemilik UMKM bisa mendapatkan dana dengan prosedur yang lebih mudah tanpa persyaratan tertentu.
“Dana 10 juta dolar AS akan disediakan lewat local partner. Targetnya ingin menyasar sebanyak mungkin UMKM dari masing-masing sektor UMKM akan bisa ke lokal partners yang melayani bantuan akses pinjaman ke UMKM. Jadi kita memberikan kapabilitas mereka dengan interest rate yang melengkapi yang sudah dicanangkan pemerintah,” kata Danny Ardianto, Public Policy & Government Relations.
ADVERTISEMENT
Tidak semua negara berkesempatan mendapatkan dana pinjaman yang dialokasikan untuk UMKM. Google mengatakan hanya 10 negara yang mendapatkannya dan Indonesia adalah salah satunya.
Google Beri Pinjaman Modal Rp 140 Miliar untuk Bantu UMKM Indonesia (37993)
Logo Google. Foto: Jason Lee/Reuters
“Alasannya karena Indonesia adalah salah satu ekonomi yang potensial dan sangat dipengaruhi digital. Pandemi global berdampak berbeda di tiap negara, serupa tapi tak sama. Tapi Indonesia, UMKM sangat perlu kita dukung agar bisa tumbuh lagi pasca pandemi. Pertimbangannya Indonesia adalah negara yang perlu didukung,” lanjut Danny.

Hibah 1 juta dolar AS untuk kurangi jumlah pengangguran muda di Indonesia

Selain modal pinjaman, Google lewat filantropi Google.org, akan menghibahkan 1 juta dolar AS kepada Yayasan Plan International Indonesia untuk mengatasi pengangguran anak muda di Indonesia. Plan International akan bekerja sama dengan The ASEAN Foundation untuk meluncurkan “Bridges to the Future: ASEAN Youth Employment”. 
ADVERTISEMENT
Ini adalah sebuah program percobaan yang memberikan pelatihan keterampilan dan bantuan mencari pekerjaan yang akan membantu meningkatkan kemampuan kerja di antara anak muda yang rentan. Program dua tahun ini bertujuan untuk menjangkau 5.200 anak muda, yang hampir separuhnya adalah perempuan.
“Kami ingin membantu Indonesia mewujudkan potensi ekonominya melalui program pelatihan dan kemitraan yang berkelanjutan bersama pemerintah, industri, dan organisasi masyarakat sipil,” jelas Randy Jusuf. 
“Khususnya, tenaga kerja yang memiliki keterampilan digital diprediksi akan menyumbangkan lebih dari Rp4,4 triliun (303 miliar dolar AS) untuk PDB Indonesia hingga 2030, dan akan berperan penting untuk pemulihan ekonomi dan ketahanan bisnis."

Hubungkan pencari kerja dengan pebisnis 

Google Beri Pinjaman Modal Rp 140 Miliar untuk Bantu UMKM Indonesia (37994)
Aplikasi Kormo Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Google juga menghubungkan bisnis baik besar maupun kecil dengan pencari kerja yang berkualitas melalui Kormo Jobs, yang diluncurkan di Indonesia pada 2019.
ADVERTISEMENT
Bickey Russell, Operations Lead Kormo di tim inisiatif Next Billion Users Google, mengatakan aplikasi lowongan kerja ini telah sangat banyak menghubungkan pencari kerja dengan pemberi kerja sejak diluncurkan, dan mengalami peningkatan pesat dalam jumlah postingan lowongan pekerjaan dari perusahaan besar tahun ini.
“Angkanya naik dua kali lipat, yang berarti kesempatan kerja juga meningkat. Kami menambahkan beberapa fitur baru untuk kerja jarak jauh. Kami juga memperluas lingkup platform ini agar dapat mencakup UKM dan layanan logistik dan esensial yang terkena dampak pembatasan sosial akibat pandemi,” jelas Bickey Russel, GM Kormo
Kormo bekerja dengan setidaknya 100 UKM dari program pelatihan Gapura Digital untuk memperbaiki pengalaman integrasi mereka, dan dengan Arkademi dan QuBisa untuk menyediakan lebih banyak kursus online bersertifikat bagi pencari kerja. 
ADVERTISEMENT
Google juga membantu mereka yang bermotivasi untuk menambah kemampuan dengan keterampilan yang dapat langsung digunakan, dari komputasi cloud hingga kecerdasan buatan (AI) bagi masyarakat yang sudah memiliki pekerjaan.