Google Hapus Aplikasi Berisi Malware Joker yang Kirim Data ke Hacker Rusia

20 Desember 2021 9:31
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Google Hapus Aplikasi Berisi Malware Joker yang Kirim Data ke Hacker Rusia (16043)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi peretasan. Foto: Shutter Stock
Google telah menghapus sebuah aplikasi dari Google Play Store lantaran ketahuan menjadi sarang malware Joker. Alasan aplikasi tersebut dihapus karena malware ini diam-diam mengirimkan kontak pengguna ke server yang dikendalikan hacker di Rusia.
ADVERTISEMENT
Aplikasi yang dihapus tersebut bernama Color Message dan malware di dalamnya bisa mendaftarkan korbannya untuk berlangganan aplikasi mahal.
Faktanya, aplikasi ini sudah telanjur diunduh 500.000 kali. Malware Joker sempat terkenal karena menginfeksi jutaan perangkat Android di masa lalu.
“Analisis kami terhadap aplikasi Color Message melalui mesin Pradeo Security menunjukkan bahwa, aplikasi tersebut mengakses daftar kontak pengguna dan mengekstraknya melalui jaringan,” tulis perusahaan dalam blog mereka, dikutip Ars Technica.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Secara bersamaan, aplikasi secara otomatis (membuat pengguna) berlangganan layanan berbayar yang tidak diinginkan tanpa sepengetahuan. Untuk membuatnya sulit dihapus, aplikasi memiliki kemampuan untuk menyembunyikan ikonnya setelah diinstal.
- Pradeo Security -
Joker termasuk dalam kategori malware yang dikenal sebagai Fleeceware. Malware ini bekerja dengan menstimulasikan klik dan menyadap pesan teks pengguna untuk secara diam-diam membuat korbannya berlangganan ke layanan premium berbayar yang tidak pernah mereka beli sebelumnya.
Selama beberapa tahun terakhir, malware ini ditemukan bersembunyi di ratusan aplikasi yang diunduh oleh jutaan orang.
Google Hapus Aplikasi Berisi Malware Joker yang Kirim Data ke Hacker Rusia (16044)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Google Play store. Foto: Shutter Stock
Penemuan Pradeo hanya menandai contoh terbaru dari Google yang menjadi tuan rumah barang-barang berbahaya yang membahayakan pengguna sistem operasi Android-nya.
ADVERTISEMENT
Karena itu untuk menghindari hal ini terjadi, pengguna Android disarankan untuk berhati-hati sebelum mengunduh aplikasi —baik mengecek manfaat aplikasi yang ingin diunduh serta memilih aplikasi yang dibuat oleh perusahaan terkenal.
Kamu juga bisa membaca ulasan aplikasi dari pengguna lain untuk melihat riwayat dan reputasi aplikasi tersebut, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020