kumparan
29 Jul 2017 3:46 WIB

Hacker Berkumpul di Las Vegas untuk 'Bobol' 30 Peralatan Pemilu

Ilustrasi Hacker (Foto: Thinkstock)
Sejumlah hacker akhir pekan ini berkumpul dalam konvensi hacking Def Con di Las Vegas, Amerika Serikat, Jumat (28/7). Di salah satu agendanya, mereka diajak untuk mencoba membobol 30 peralatan pemungutan suara beserta database pemilihnya.
ADVERTISEMENT
Antusiasme para hacker ini ternyata cukup tinggi untuk mengikuti kesempatan langka itu. Mereka berdesakan di ruangan yang dipergunakan untuk acara tersebut.
"Kami mendorong Anda (hacker) untuk melakukan hal-hal yang jika Anda lakukan pada hari pemilihan, mereka mungkin akan menangkap Anda," kata Ilmuwan komputer, Johns Hopkins Matt Blaze, yang mengelola segmen tersebut seperti dilansir Reuters.
Kegiatan ini dilakukan dalam upaya menemukan kerentanan yang dapat dimanfaatkan untuk mempengaruhi hasil pemilihan.
30 peralatan pemilihan yang digunakan sebagian besar dibeli di eBay. Termasuk juga beberapa mesin pemetik suara dan pendaftar pemilih digitalnya.
Harri Husti. (Foto: Jim Finkle/Reuters)
Kekhawatiran tentang peretasan sistem pemilu meningkat sejak Badan Intelijen AS mengklaim ada campur tangan Rusia dalam pemilihan Presiden AS tahun 2016.
ADVERTISEMENT
Pihak intelejen menduga Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan peretasan email Partai Demokrat, tujuannya untuk membantu Donald Trump dari Partai Republik memenangkan pemilihan itu. Namun, pihak Rusia membantah tudingan tersebut.
Sementara itu, Konvensi Def Con akan diselenggarakan selama tiga hari. Lebih dari 20.000 orang diharapkan menghadiri acara tersebut.
Dalam acara itu peserta juga dapat belajar dan berlatih hacking di bidang-bidang seperti mobil, kriptologi dan perawatan kesehatan.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan