kumparan
13 Sep 2019 13:25 WIB

IDByte 2019 Resmi Dibuka, Jadi Konferensi Esports Pertama di Indonesia

Shinta Dhanuwardoyo, Chairwoman IDByte eSports 2019. Foto: Astrid Rahadiani Putri/kumparan
Perusahaan digital Bubu resmi menggelar konferensi eSports terbesar pertama di Indonesia, IDByte eSports 2019. Selain konferensi esports, acara ini juga menjadi ajang pencarian bakat untuk pegiat kreatif di industri eSports, mulai dari gamer, cosplayer, hingga caster atau komentator turnamen.
ADVERTISEMENT
Acara ini resmi dibuka pada Jumat (13/9) di ICE, BSD. Rangkaian acara besutan Bubu.com ini mendapatkan dukungan dari Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gatot S. Dewa Broto.
“Pemerintah mendukung aktivitas eSports seperti ini. Acara seperti ini jadi ajang untuk para generasi muda, tidak hanya sekadar memainkan game, tapi juga mengembangkannya,” kata Rudiantara dalam sambutan pembukaan ajang IDByte eSports 2019.
Menkominfo Rudiantara dan Chairwoman IDByte eSports 2019 Shinta Dhanuwardoyo meresmikan konferensi IDByte eSports 2019. Foto: Astrid Rahadiani Putri/kumparan
Di tengah rangkaian acara konferensi dan ajang pencarian bakat, IDByte juga mengadakan B.E.S.T (Bubu Esports Tournament) turnamen PUBG untuk perempuan dan laki-laki. Turnamen ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesetaraan gender.
B.E.S.T menyiapkan hadiah total Rp 750 juta dengan pembagian yang sama rata, baik untuk player laki-laki dan perempuan, sebesar Rp 290 juta. Dengan total hadiah itu, B.E.S.T otomatis menjadi kompetisi eSports PUBG Mobile perempuan di Asia Tenggara dengan hadiah terbesar.
ADVERTISEMENT
Diselenggarakan pada 13 hingga 14 September 2019 di ICE (Indonesia Convention and Exhibition) BSD, Tangerang, turnamen ini akan menghasilkan 16 tim eSports profesional yang bakal bertanding di panggung B.E.S.T ditambah 5 tim yang lolos selama masa kualifikasi.
“Yang pertama kali memiliki hadiah yang setara antara turnamen wanita dan pria. Prizepool-nya Rp 750 juta. Sekarang mungkin masih terpisah (tim perempuan dan laki-laki). Tapi kami ingin di masa depan ada tim yang berisi pria dan wanita,” ungkap Shinta Dhanuwardoyo, Chairwoman IDByte eSports 2019.
Shinta Dhanuwardoyo, Chairwoman IDByte eSports 2019. Foto: Astrid Rahadiani Putri/kumparan
Ajang IDByte eSports 2019 juga mendapatkan dukungan Tencent Games, selaku pengembang PUBG, dan sudah menerima dukungan dari IESPA (Indonesia Esports Association) dan BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif).
Dengan dukungan dari pemerintah, acara ini diproyeksikan menjadi pintu masuk bagi brand atau perusahaan untuk serius menggarap pasar eSports di Indonesia yang diprediksi pendapatannya secara global akan tumbuh sebesar 1,4 miliar hingga 2,4 miliar dolar AS pada tahun 2020.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan