kumparan
27 Agu 2019 17:37 WIB

IDByte 2019 Siap Digelar, Ada Turnamen PUBG Berhadiah Rp 750 Juta

Ketua IDByte Esports 2019, Shinta Dhanuwardoyo, (kedua dari kiri) bersama Menkominfo Rudiantara (kedua dari kanan). Foto: Astrid Rahadiani Putri/kumparan
Perusahaan digital Bubu kembali akan menggelar konferensi teknologi tahunan IDByte. Berbeda dengan perhelatan sebelumnya, untuk edisi 2019 kali ini IDByte mengangkat eSports sebagai tema utamanya.
ADVERTISEMENT
Dengan tema bertajuk 'Gaming for Change', IDByte 2019 diklaim menjadi pionir untuk menghadirkan konferensi eSports pertama di Indonesia yang dihadiri pembicara internasional. Di saat yang sama, ada juga turnamen game PUBG bertajuk Bubu Esports Tournament alias B.E.S.T.
Kompetisi ini bermitra dengan Tencent Games, selaku pengembang game PUBG, dan sudah mendapatkan dukungan dari IESPA (Indonesia Esports Association), BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Berbeda dari turnamen PUBG Mobile lainnya, B.E.S.T juga mengadakan kompetisi PUBG Mobile yang terbagi menjadi 2 kategori, yaitu divisi pria dan wanita. Shinta Dhanuwardoyo, ketua IDByte Esports 2019 mengatakan, ini akan menjadi wadah bagi para player perempuan untuk unjuk bakat di panggung eSports divisi PUBG.
Ilustrasi PUBG. Foto: Abil Achmad Akbar/kumparan
Shinta juga mengklaim ingin mengubah pandangan masyarakat Indonesia tentang gaming, terlebih kesetaraan gender antara wanita dan pria, mengingat jumlah gamer wanita di dunia telah mencapai 44 persen, menurut riset dari Newzoo.
ADVERTISEMENT
“Yang membedakan kita dengan turnamen lain ialah kami mengangkat turnamen untuk perempuan. Kami menampilkan kesetaraan gender pro player pro team dari perempuan, kami ingin memberikan platform untuk mereka bisa bertanding,” kata Shinta dalam jumpa pers di gedung Kominfo, Selasa (27/8).
B.E.S.T menyiapkan hadiah total Rp 750 juta dengan pembagian yang sama rata, baik untuk player laki-laki dan perempuan, sebesar Rp 290 juta. Dengan total hadiah itu, otomatis membuat B.E.S.T menjadi kompetisi eSports PUBG Mobile perempuan di Asia Tenggara dengan hadiah terbesar.
Turnamen ini akan diselenggarakan pada 13-14 September 2019 di ICE (Indonesia Convention and Exhibition) BSD. Ada 16 tim eSports profesional yang bakal bertanding di panggung B.E.S.T, ditambah 5 tim yang diambil selama masa kualifikasi.
ADVERTISEMENT
Loading Instagram...
Adapun jadwal kualifikasi diadakan pada:
Gelombang 1: 10-11 Agustus kualifikasi online dengan 120 tim laki-laki dan 60 tim perempuan
Gelombang 2: 17-18 Agustus kualifikasi online dengan 120 tim laki-laki dan 60 tim perempuan
Gelombang 3: 24-25 Agustus kualifikasi online dengan 120 tim laki-laki dan 60 tim perempuan
Gelombang 4: 1 September kualifikasi offline yang diadakan khusus di Bandung dan Jabodetabek
Ilustrasi main game PUBG di smartphone. Foto: ANTARA FOTO/Rahmad
Selain turnamen eSports, IDBYTE juga akan menyelenggarakan Talent Hunt by Bubu Awards. Tujuannya adalah memberi kesempatan kepada individu yang hendak menampilkan bakat terbaik mereka di bidang eSports.
Adapun bakat dalam bidang yang berhubungan dengan eSports dan game, yaitu shoutcaster, streamer, dan cosplay. Para peserta akan dinilai langsung oleh Alodia Gosiengfiao, cosplayer asal Filipina yang kerap diundang ke berbagai ajang internasional.
ADVERTISEMENT
Dengan dukungan dari pemerintah, acara ini diproyeksikan menjadi pintu masuk bagi brand atau perusahaan untuk serius menggarap pasar eSports di Indonesia yang diprediksi pendapatannya secara global akan tumbuh sebesar 1,4 miliar hingga 2,4 miliar dolas AS pada tahun 2020.
"Esports merupakan konvergensi yang pas antara dunia olahraga dan digitalisasi. Oleh sebab itu kehadirannya harus didukung sedini mungkin agar Indonesia mampu menjadi bangsa yang terkemuka dalam sektor ini, mumpung masih dalam tahap awal perkembangannya. Apalagi terbukti juga bahwa anak-anak muda kita banyak yang berprestasi dan mampu mengambil manfaat dari esports ini, baik sebagai atlet maupun content creator,” ujar Menteri Kominfo Rudiantara.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan